Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Narasi  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
   

Yang Untung dan yang Buntung
Jum'at, 31 Agustus 2007 | 11:09 WIB

Tarif jauh-dekat Rp 6.000, yang diberlakukan di jalan tol lingkar luar, memang seperti pedang bermata dua. Ada yang diuntungkan, ada yang dirugikan. Pengelola jalan tol mengaku punya studi soal ini. Inilah sebagian hasil riset mereka.


Mengapa Jauh-Dekat Rp 6.000
Jasa Marga, berdasarkan studi ITB, menyatakan 70 persen pengguna jalan tol lingkar luar menempuh jarak sekitar 12-15 kilometer. Dengan tarif Rp 430 per kilometer, jarak 15 kilometer Rp 6.450 dan 12 kilometer Rp 5.160. Ketemu angka Rp 6.000.

Menurut Jasa Marga, bila tarif berdasarkan jarak, mereka yang menempuh jarak terjauh, dari Ulujami (Tangerang) sampai Cilincing (Jakarta Utara), bisa terkena sekitar Rp 18 ribu. "Bisa-bisa tol lingkar luar tidak laku," begitulah asumsi Jasa Marga. Inilah alasan yang dinilai kurang logis, karena pengguna terbanyak jalan tol tetaplah yang menempuh jarak pendek. Artinya, jalan tol tetap laku bila menggunakan tarif berdasarkan jarak.


Simpang Susun Cikunir
-- Dari arah Jakarta atau Cikampek/Bandung menuju lingkar luar.
Membayar tarif dari gerbang asal ditambah Rp 6.000.

-- Dari lingkar luar menuju Cikampek/Bandung atau Jakarta.
Mengambil tiket, membayar di gerbang tujuan.

Warga Bekasi Diuntungkan
Dari Bekasi Barat menuju Pondok Indah, selain bebas macet menjelang Cawang, juga lebih dekat dan murah.
Tarif lama: Rp 9.500 (tol Cikampek Rp 2.000, Jagorawi dan lingkar luar Rp 7.500)
Tarif baru: Rp 7.000 (tol Cikampek Rp 1.000, lingkar luar Rp 6.000)


Simpang Susun Taman Mini Indonesia Indah
-- Dari arah Cawang menuju jalan lingkar luar.
Membayar Rp 7.000 (Rp 1.000 untuk tarif Jagorawi, Rp 6.000 untuk tol lingkar luar).

-- Dari arah Bogor menuju lingkar luar.
Membayar tarif dari gerbang asal ditambah Rp 6.000 tol.

-- Dari lingkar luar menuju Jakarta.
Membayar tarif ruas Dukuh-TMII.

-- Dari lingkar luar menuju Bogor.
Tidak ada transaksi.


Rute Bus Antar-Provinsi
Dari terminal Kampung Rambutan dilarang melewati jalan arteri masuk tol sepanjang sekitar 2 kilometer sebelum memutar menuju luar kota.
Tarif lama Rp 1.000
Tarif baru Rp 7.000


Gerbang Tol Pondok Ranji
-- Dari lingkar luar.
Membayar tiket tujuan.

-- Menuju lingkar luar.
Membayar ruas sampai Ulujami ditambah Rp 6.000.


Sumber: Koran Tempo


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Arus Kendaraan di Tol Pondok Ranji Lancar
YLKI Minta Tarif Tol Dikaji Ulang
Warga Cirebon Masih Tolak Pembangunan Jalan Tol
Golongan Tarif Tol Diperbanyak
CMNP Akan Naikkan Tarif Tol Menjadi Rp 5.500
Aktivitas Warga Kolong Tol Normal
Warga Protes Pembangunan Saluran Air Tol Cikunir
Musyawarah Alot, Tol Cinere-Jagorawi Terhambat
Warga Bingung Pembebasan Tanah Dibatalkan
Truk Tabrak Truk, Satu Meninggal
> selengkapnya...

Referensi

Yang Untung dan yang Buntung
UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan
Tarif Jalan Tol di Jawa, Sumatera dan Sulawesi
Kenaikan Itu
Pasak Bumi Menahan Amblas

Website

PT Jasa Marga

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] nrs01 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data