|
Membongkar Sindikat Lewat CCTV
Sabtu, 24 November 2007 | 13:33 WIB
Surga ekstasi itu bernama Indonesia. Setelah membongkar pabrik ekstasi terbesar ketiga di dunia yang ada di
Cikande, Banten--bisa memproduksi 142 ribu butir ekstasi sehari--polisi pekan ini kembali menggulung sindikat
ekstasi dari Malaysia dan Hong Kong di Apartemen Mal Taman Anggrek. Mereka juga menyita 460.802 butir ekstasi
senilai Rp 49 miliar. Sindikat itu terbongkar karena kamera CCTV di Hotel Peninsula, Jakarta.
Perjalanan Ekstasi
1. Hong Kong
Pabrik ekstasi diperkirakan ada di sini. Mereka ada kemungkinan punya jago-jago pembuat ekstasi dari Belanda.
Kemungkinan lain, ekstasi itu buatan Belanda.
2. Singapura
Ekstasi dibawa ke Singapura lewat laut.
3. Malaysia
Pil-pil setan itu didatangkan ke Malaysia.
4. Tanjung Priok, Jakarta
Sindikat ini benar-benar pintar. Warga Malaysia itu berpura-pura mengimpor jagung. Di bawah tumpukan jagung
itulah ribuan butir ekstasi disisipkan.
5. Mal Taman Anggrek, Kamar A Tower 5
Gudang penyimpanan ekstasi. Dari kamar ini tiap bulan bisa terjual 200 ribu pil ekstasi kualitas nomor satu
seharga Rp 100 ribu per butir. Mereka berencana membuat pabrik ekstasi di Indonesia.
Tersangka Anggota Sindikat Ekstasi
- Abdurohim (50 tahun)
- Lim Jit We (41), warga Malaysia
- Chua Lik Chang alias Acok (52), warga Malaysia
- Lim Piek Kong alias Monas (47)
- Thio Bok An alias Johan (60)
Kisah Perburuan Sindikat
September 2007
Polisi mendengar kabar sejuta ekstasi masuk Indonesia dan melakukan pengintaian lebih dari dua bulan. Akhirnya,
dari pengintaian lewat kamera CCTV di Hotel Peninsula, polisi melihat Abdurohim memasukkan ekstasi ke
locker.
10 November 2007
- Hotel Peninsula, kamar 2319
Abdurohim beserta 9.802 butir ekstasi tertangkap.
21 November 2007
- Apartemen Mediterania, Tower Dahlia, kamar 30 KH.
Lim Jit Wee, uang Rp 950 juta dan S$ 25 ribu, serta 11 ribu butir ekstasi di mobil.
- Apartemen Mediterania, Tower Dahlia, kamar 26
Chua Lik Chang ditangkap.
22 November 2007
- Apartemen Mal Taman Anggrek di Tower 5 Kamar 19
Ditemukan 470 ribu pil ekstasi, 24 kaleng phosphorus (ukuran 500 gram) dan tiga botol iodium
crystal (ukuran 500 gram). Ini adalah bahan pembuat ekstasi.
- Apartemen Taman Anggrek Tower 7 Kamar 39-E
Lim Pie Kiong alias Monas beserta 1,6 gram sabu-sabu ditangkap.
- Rumah Monas, Jalan Griya Lestari Blok J Nomor 27, Tanjung Priok, Jakarta.
Ditemukan 0,7 gram sabu dan 45 gram ketamin.
23 November 2007
- Apartemen Mal Taman Anggrek, Nomor 19-J, Tower 3
Di kamar Diong Chee Meng ditemukan uang Rp 2,459 miliar, HK$ 168 ribu, dan US$ 60 ribu.
40 Nyawa Sehari
- Setiap hari di Indonesia, menurut data Badan Narkotika Nasional, ada 40 orang yang meninggal karena narkoba.
- Ada 3,6 juta pecandu narkoba di Indonesia, separuh dari jumlah itu tinggal di Jakarta.
Sumber: Koran Tempo
|