close

Hutan Alam Jadi Korban

Senin, 03 Desember 2007 | 12:49 WIB

Industri bubur kertas memang rakus bahan baku. Tak aneh jika Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto cemas bahwa hutan di Riau akan lenyap dalam 15 tahun. Hutan tanaman industri (HTI) memang tak sanggup memasok bahan baku bagi dua pabrik bubur kertas di Riau, yang total membutuhkan 18 juta meter kubik kayu per tahun. Data menunjukkan HTI hanya sanggup memasok kurang dari setengah kebutuhan bahan baku. Sisanya, 10,42 juta meter kubik, diduga digasak dari hutan alam.

Riau Andalan Pulp & Paper

Produksi:
2 juta ton per tahun

Kebutuhan bahan baku:
9 juta meter kubik

Pasokan:
-- Hutan Tanaman Industri
4,05 juta meter kubik

-- Hutan alam
4,95 juta kubik


Indah Kiat Pulp & Paper

Produksi:
2 juta ton per tahun

Kebutuhan bahan baku:
9 juta meter kubik

Pasokan:
-- Hutan Tanaman Industri
3,53 juta meter kubik

-- Hutan alam
5,47 juta kubik

+++++

Total Pasokan dari Hutan Alam (RAPP + IKPP)
10,42 juta meter kubik

++++++

Lebih dari Seribu Triliun Rupiah

Para ahli dari Institut Pertanian Bogor menyebut kerugian akibat kerusakan hutan Riau yang dilakukan perusahaan yang telah disidik oleh polisi lebih dari seribu triliun rupiah.

Ekologi - Rp 837,3 triliun

Ekonomi - Rp 484,1 triliun

Pemulihan Ekologi - Rp 538,6 triliun

Total Kerugian - Rp 1.860 triliun



Sumber: Koran tempo