Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Narasi  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
   

Jatuh-Bangun Al-Amin
Kamis, 10 April 2008 | 10:08 WIB

Meski Al-Amin Nur Nasution adalah anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan, namanya lebih ngetop sebagai suami Kristina, penyanyi dangdut yang populer dengan lagu Jatuh-Bangun. Wajah Al-Amin kerap menghiasi acara infotainment di televisi.

Baru sekarang beritanya terkait dengan posisinya sebagai politikus. Sayang beritanya sangat miring. Ia tersambar kasus dugaan suap terkait dengan kursinya di Komisi IV, komisi yang memberi rekomendasi pencabutan status hutan lindung.


2004
Pemerintah menetapkan Desa Bintan Buyu di Teluk Bintan sebagai ibu kota Kabupaten Bintan yang baru. Tapi lokasi ini masih berstatus hutan lindung. Status hutan bisa dicabut Departemen Kehutanan dengan rekomendasi Komisi IV DPR.

Rencana Ibu Kota
7.300 hektare luas keseluruhan
200 hektare untuk kompleks pemerintahan
7.100 hektare untuk pusat bisnis.

Pertengahan 2007
KPK mulai menelisik anggota Komisi IV dari Partai Persatuan Pembangunan, M. Al-Amin Nur Nasution, terkait dengan rekomendasi itu.

September 2007
Tim teknis Departemen Kehutanan sudah mengunjungi wilayah Bintan Buyu.

7 April 2008
Ketua Tim Percepatan Pembangunan Ibu Kota Bintan Azirwan tiba di Jakarta. Ia dan dua rekannya menginap di Hotel Ritz Carlton. KPK sempat menduga transaksi bakal terjadi Senin itu, tapi batal.

8 April 2008
Al-Amin mengikuti rapat di Komisi IV. Muncul informasi ia akan bertemu dengan Azirwan di hotel. Menjelang tengah malam, Al-Amin datang.

9 April 2008
KPK menyergap Al-Amin, Azirwan, dan tiga orang yang bersama mereka.

Lokasi:
Hotel Ritz Carlton, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

M. Al-Amin Nur Nasution
Anggota Komisi IV yang salah satu tugasnya memberikan rekomendasi kepada Departemen Kehutanan untuk mencabut status hutan lindung.
Ia tertangkap membawa uang Rp 4 juta di tangan dan Rp 67 juta di mobilnya.

Azirwan
Sekretaris daerah merangkap Ketua Tim Percepatan Pembangunan Ibu Kota Bintan. Menurut KPK, Azirwan menjanjikan uang Rp 3 miliar.


Seorang perempuan
Perempuan berusia sekitar 20 tahun. Saat meninggalkan gedung KPK pada 18.40 WIB, ia mengenakan sweater cokelat dan celana hitam ketat. Cantik, berambut lurus sepinggang, berwajah oriental. Peran perempuan muda ini dalam kasus tersebut simpang-siur.

M. Al-Amin Nur Nasution

Anggota Komisi IV yang salah satu tugasnya memberikan rekomendasi kepada Departemen Kehutanan untuk mencabut status hutan lindung Ia tertangkap membawa uang Rp 4 juta di tangan dan Rp 67 juta di mobilnya.


Sumber: Koran Tempo

2007


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Artalita Bantah Kenal Kemas
Jaksa Agung Diminta Jelaskan Penangkapan Jaksa Urip
Jampidsus Prihatin Jaksanya Tertangkap
KPK Geledah Rumah Syamsul Tiga Jam
Burhanuddin Diperiksa Delapan Jam Lebih
KPK Gelar Rekonstruksi di Rumah Antony Zeidra
Oey Hoey Tiong Dicecar 24 Pertanyaan
Badan Kehormatan Apresiasi Pencekalan KPK
Para Pejabat BI Kompak Tutup Mulut
Bun Bunan Hutapea Diperiksa KPK Hingga Larut
> selengkapnya...

Referensi

Rp 600 Juta di Kamar Mandi
Jatuh-Bangun Al-Amin
UU RI No.18 Thn.2003 Tentang Advokat
UU RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
UU RI No. 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas Dari KKN

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] nrs01 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data