Sirkuit Monaco
Jum'at, 23 Mei 2008 | 17:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Grand Prix Monaco merupakan salah satu sirkuit jalan raya yang digunakan untuk balapan Formula 1. Sirkuit sepanjang 3,340 km itu harus dilalui para pembalap dalam 78 putaran, sehingga balapan mencapai total 260,52 km. Saat ini lap tercepat masih dibukukan oleh Michael Schumacher tahun 2004, dengan catatan waktu 1 menit 14,439 detik.
Sirkuit ini mempunyai 19 tikungan dari titik Start sampai Finish. Beberapa tikungan terkenal antara lain berupa hairpin yang sempit pada tikungan 6 Grand Hotel serta tikungan Tunnel, yaitu tikungan ke 9 yang melalui terowongan.
Karena sehari-hari merupakan jalan raya umum, maka kondisinya tidak terlalu mulus jika dibandingkan dengan sirkuit khusus balap mobil. Untuk suspensi mobil Formula 1 yang super keras, maka jalan Monaco terasa bumpy. Hal ini membuat para insinyur di masing-masing tim harus menaikkan tinggi kendaraan antara 5 sampai 7 milimeter dari normal.
Selain itu, untuk menambah daya cengkeram, mobil-mobil Formula 1 tersebut harus menggunakan setelan suspensi yang lebih lembut dari normal. Hal yang sama juga harus dilakukan untuk setelan anti-roll bar. Selain itu sudut camber suspensi harus disesuaikan supaya memberikan kinerja optimal pada pengendalian mobil.
Sirkuit Monaco juga merupakan sirkuit yang menuntut tingkat downforce yang paling besar. Hal ini diperlukan untuk memberikan grip yang optimal pada saat pengereman dan akselerasi serta stabilitas kendaraan pada saat masuk tikungan maupun memberikan traksi yang optimal sewaktu keluar dari tikungan.
Karena merupakan sirkuit lambat, maka penggunaan ban akan sedikit lebih hemat. Ban dengan kategori soft dan super soft compounds akan digunakan untuk memberikan traksi yang baik di tikungan-tikungan kecepatan rendah.
Rasio gearbox yang rapat akan digunakan mobil balap yang berlaga di sirkuit ini untuk mengoptimalkan akselerasi. Diperkirakan pada setiap putaran terjadi 53 kali perpindahan gigi, dan selama balapan mencapai total 4150 kali perpindahan gigi.
Sirkuit Monaco yang banyak tikungan dan jalur lurus yang hanya sedikit, menyebabkan penggunaan mesin untuk akselerasi penuh pada setiap putaran hanya sekitar 45% . Akan tetapi, jalan yang tidak rata dapat menyebabkan putaran mesin yang berlebih (over-rev) ketika ban kehilangan kontak dengan jalan.
Disarikan dari : Formula1.com oleh Handy Dharmawan


