close

Grup A Euro 2008

Selasa, 27 Mei 2008 | 13:44 WIB

PORTUGAL

Scolari mendapatkan karunia tak terhingga dengan keberadaan Cristiano Ronaldo, Simao, Ricardo Quaresma, dan Nani. Keempatnya adalah pemain sayap serba guna yang bisa dimainkan di kiri dan kanan dengan sama baiknya. Scolari tinggal memilih mau menurunkan siapa.

Dengan tambahan playmaker Deco, yang bisa bertindak sebagai second striker, Portugal tinggal membutuhkan satu pemain di depan yang bertindak sebagai penggedor. Nuno Gomez, Helder Postiga, atau Hugo Almeida bersaing untuk menjadi striker tunggal itu.

Federasi berdiri: 1914
Bergabung ke FIFA:1923
Bergabung ke UEFA: 1954
Peringkat FIFA: 9
Julukan tim: Seleccao das Quinas, Lusa
Prestasi tertinggi: peringkat ketiga Piala Dunia 1966, runner-up Euro 2004
Partisipasi: empat kali Piala Dunia (pertama 1966), empat kali Euro (pertama 1984)


SWISS
Swiss adalah tim yang lebih mementingkan pertahanan untuk kemudian melakukan serangan balik yang cepat. Mereka punya striker cepat dan kuat pada sosok Alexander Frei, yang bisa diandalkan dalam counter attack.

Untuk pertahanan, Swiss jagonya. Dalam empat partai di Piala Dunia, tim asuhan Kuhn ini sama sekali tak kebobolan. Mereka cuma kalah adu penalti oleh Ukraina. Swiss mengandalkan pertahanan zona, disiplin menjaga posisi, dan memiliki pemain yang pintar melakukan tackle.

Federasi berdiri: 1895
Bergabung ke FIFA: 1904
Bergabung ke UEFA: 1954
peringkat FIFA: 48
Julukan tim: Nati
Prestasi tertinggi: runner-up Olimpiade 1924, tiga kali ke perempat final Piala Dunia (1934, 1938, dan 1954).
Partisipasi: delapan kali Piala Dunia (pertama 1934), dua kali Euro (pertama 1996).


REPUBLIK CEK

Tanpa Tomas Rosicky, pelatih Karel Brueckner sepertinya kembali ke pola 4-4-2 dan melupakan pola 4-5-1 atau 4-2-3-1, yang kerap digunakan saat kualifikasi. Gelandang Tomas Galasek akan mengisi peran Rosicky sebagai playmaker, bersaing dengan pemain kreatif David Jarolim.

Jaroslav Plasil akan mengisi posisi yang ditinggalkan Pavel Nedved, yang pensiun, di sayap kiri. Jan Koller, top scorer tim Cek dengan 52 gol, sepertinya bakal menjadi andalan di lini depan. Adapun sebagai pendampingnya, Milan Baros harus bersaing dengan penyerang muda Martin Fenin.

Federasi berdiri : 1901
Bergabung ke FIFA : 1907
Bergabung ke UEFA : 1954
Peringkat FIFA : 6
Julukan tim : The Locomotive
Prestasi : runner-up Piala Dunia 1934 dan 1962, juara Euro 1976, runner-up Euro 1996, emas Olimpiade 1980, perak Olimpiade 1964
Partisipasi : 14 kali Piala Dunia (pertama 1930), 12 kali Piala Eropa (pertama 1960)



TURKI

Pelatih Fatih Terim mengambil keputusan berani, yaitu tidak lagi memanggil Hakan Sukur, kapten sekaligus penyerang andalan, yang sudah keropos dimakan usia. Dampaknya, pola 4-3-1-2 yang biasanya menjadi andalan, ada kemungkinan mengalami perombakan menjadi 4-4-1-1, 4-1-3-2, atau 4-1-2-1-2.

Bila tetap menggunakan 4-3-1-2, duo penyerang mungkin diisi Nihat Kahveci dan Tuncay Sanli. Terim punya banyak pilihan untuk barisan tengah. Hamit Altintop, Yildiray Basturk, Emre Belozoglu, dan Mehmet Aurelio adalah para pemain yang bisa difungsikan di banyak tempat di tengah.

Federasi berdiri : 1923
Bergabung ke FIFA : 1923
Bergabung ke UEFA : 1962
Peringkat FIFA : 25
Julukan tim : Ay-Yildizlilar
Prestasi : peringkat ketiga Piala Dunia 2002, perempat finalis Euro 2000
Partisipasi : dua kali Piala Dunia (1954, 2002), dua kali Piala Eropa (pertama 1996)

Sumber: Koran Tempo