Mendorong Polisi
Senin, 23 Juni 2008 | 08:14 WIB
Keberanian polisi menangkap dan menahan mantan Deputi V Badan Intelijen Negara Muchdi Purwoprandjono membuat banyak pihak kembali optimistis melihat proses pengungkapan kasus pembunuhan Munir. Beberapa dari mereka juga mendesak agar polisi memperluas penyidikan. Berikut beberapa komentar mereka:
Presiden, seperti disampaikan Menteri-Sekretaris Negara Hatta Rajasa
"Pengungkapan kasus ini menjadi perhatian, agar masalah Munir ini diselesaikan secara tuntas."
Mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono
"Dalam kasus Munir, biarkan fakta yang berbicara. Jangan menyesatkan publik dengan info yang sifatnya berandai-andai."
Wakil Ketua Komisi Hukum DPR Suripto
"Penyidikan jangan berhenti di Muchdi. Muchdi hanya salah satu orang di BIN yang terlibat."
Suciwati, istri almarhum Munir
"Kalau melibatkan peran deputi-deputi, artinya ada jabatan lebih tinggi yang memberi perintah."
Koordinator Human Rights Working Group Rafendi Djamin
"Polisi harus memeriksa Hendropriyono. Sebagai atasan Muchdi, Hendro harus bertanggung jawab."
Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin
"Jika ada indikasi atau relevansi, tentu harus diperiksa untuk penegakan hukum secara kaffah (utuh)."
Koordinator Kontras Usman Hamid
"Fakta-fakta di persidangan membuktikan dia (Muchdi) tidak sendirian."
Teks: TOMI ARYANTO
Bahan: Tempo News Room


