Bom Racikan Palembang

Jum'at, 04 Juli 2008 | 10:47 WIB

Inilah racikan bom yang disebut bisa lebih dahsyat ketimbang ledakan yang terjadi pada Bom Bali II, 1 Oktober 2005 lalu.

Selasa 1 Juli 2008
Disita dari Jalan Papera Hilir Timur 1, Palembang
Bahan bom yang ditemukan:
- 4 buah elektrik bom
- 1 buah bom Tupperware
- 1 pucuk senjata api revolver
- 50 butir peluru kaliber 38
- 18 unit CPU

2 Juli 2008
Jalan Papera Hilir Timur 1, Palembang)
Bahan bom yang didapat:
- 16 buah bom pipa elektrik (10 buah siap diledakkan, 6 sudah jadi tapi tanpa isi)
- 2 buah kaleng cat plastik (isi black powder, masing-masing 4,3 kg dan 4,8 kg)
- 6 buah kotak makan plastik (isi detonator buatan)
- 8 buah bom siap pakai
- Rangkaian elektrik untuk bom Tupperware siap pakai. Delay 4 menit.
- Buku catatan kecil, petunjuk pemakaian rangkaian bom elektronik
- 1 bungkus plastik berisi potasium klorat, nitrat, campuran karbon
- 1 buah kotak rangkaian bom elektrik
- 1 bom Tupperware siap pakai. Delay 2,5 menit.
- 1 buah kotak plastik untuk bom Tupperware. Delay 3,5 menit.
- 1 buah pistol rakitan
- 11 buah peluru rakitan
- 2 buah plastik berisi berbagai gulungan kabel

Bom Bali II 2005
Bom bunuh diri meledak di Jimbaran dan Kuta. Modusnya tak lagi mengangkut bom dalam mobil, tapi dalam jumlah kecil, yakni dalam wadah makanan plastik Tupperware, dan dimasukkan ke tas.
Bahan: 10 kilogram TNT dan bahan campuran lain, seperti PETN, sulfur, potasium klorat, dan bahan peledak baru, triacetone triperoxide.

Bom Bali I 2002
Bom berkekuatan besar dengan bahan peledak TNT, PETN, sulfur, potasium klorat. Berat campuran bom mencapai 1 ton. Tapi TNT yang digunakan sebagai pemicu cuma 25 kilogram.
Bom dimasukkan ke lemari plastik dengan laci bertingkat, lalu dimasukkan ke mobil boks.


HERU TRIYONO