Amien Rais Tuding Pemerintahan Megawati Inkonsisten
Rabu, 02 Januari 2002 | 08:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Amien Rais, menilai beberapa kebijakan pemerintahan Megawati Sukarnoputri berjalan secara inkonsisten. Amien menyampaikan kritiknya ini dalam keterangan kepada para wartawan yang menemuinya di gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (2/1) siang.
Contoh kebijakan yang Amien anggap inkonsisten seperti penentuan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Semula Amien mendengar pemerintah akan mulai mengerak harga BBM pada awal Januari 2002 ternyata rencana ini batal. Begitu pula dengan janji Megawati mengunjungi rakyat Papua untuk merayakan Natal tapi kemudian dibatalkan di mata Amien merupakan bentuk inkonsistensi pemerintah.
Sikap pemerintah terhadap Lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) juga tak luput dari sorotan Amien. Contoh inkonsistensi lain dari pemerintahan Megawati menyangkut rencana pemberian abolisi kepada mantan Presiden Soeharto. "Tampak ada kegamangan, inkonsisten, keraguan, dan kurang percaya diri," kata Amien.
Khusus pemberian abolisi, Amien bahkan memprihatikan justru terjadinya pertentangan tentang siapa sebenarnya yang punya inisiatif terhadap usulan tersebut. "Pemerintah sepertinya tidak mengakui padahal jelas dari pemerintah, bahkan antara presiden dan menterinya juga saling lempar tanggung jawab," Amien menambahkan.
Lebih jauh Amien yang datang menggunakan batik coklat tua dan peci hitam mengingatkan agar berbagai contoh inkonsistensi itu tidak berulang pada 2002. Amien khawatir jika terjadi terus menerus akan membuat permasalahan yang ada menjadi semakin ruwet dan pada akhirnya rakyat yang menderita. "Jadi mohon konsistensi, istiqomah dalam bahasa agama, yang menjadi sikap dasar di pemerintahan yang sudah sangat berat saat ini," katanya.
Amien mengelak untuk menilai apakah contoh inkonsistensi itu merupakan cerminan tidak solidnya pemerintahan Megawati. "Saya tidak bisa menilai apakah solid atau tidak, apakah united atau disintregated, apakah jalan sendiri-sendiri ataukah tanpa komando. Tetapi yang terlihat adalah inkonsisten," kata Amien. (Zacharias Wuragil-Tempo News Room)





