Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

TNI Pesan Enam Kapal Korvet
05 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:TNI memesan 6 kapal perang jenis korvet kepada PT PAL Indonesia, Surabaya. "Minimal TNI mempunyai 6 kapal perang jenis korvet pada 2005," kata Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, kepada wartawan, seusai menerima paparan dari Direksi PT PAL Indonesia tentang produksi dan rencana pembuatan kapal Korvet, di PT PAL, Surabaya, Rabu (5/11).

Menurut Sutarto, TNI mencoba agar kebutuhan peralatan tempur TNI diproduksi dalam negeri. Jika ini dimulai
sekarang, maka ketergantungan Indonesia pada dunia luar semakin berkurang. "Ini dalam rangka kemandirian," ujarnya.

Apalagi, kata Sutarto, harga kapal buatan dalam negeri jauh lebih murah dibanding dengan buatan luar negeri. Perbedaan badan kapal korvet buatan dalam dan luar negeri berkisar antara US$ 10-15 juta. "Jika seperti itu kita harus mempunyai kemauan untuk memulai," ungkapnya.

Ia mencontohkan panser buatan PT Pindad yang didemontrasikan pada puncak HUT TNI, 5 Oktober lalu. PT PAL juga mempresentasikan membuat kapal korvet nasional. Kapal itu badannya dibuat oleh PT PAL, elektroniknya oleh PT Lion, sedangkan persenjataannya diproduksi oleh PT Pindad.

Sekarang, tambah Sutarto, tergantung kemauan pemerintah untuk menyediakan anggaran. "Kalau kemampuan PT PAL sudah ada, tinggal political will pemerintah saja," tandasnya. Mengapa harus korvet? kata Sutarto, kapal
itu selain lebih besar, persenjataannya juga lebih lengkap.

Direktur PT PAL, Edwin H Suryohadiprojo, mengaku siap memproduksi kapal Korvet yang dipesan TNI. PT PAL juga akan menggandeng beberapa perusahaan nasional dalam membangun kapal ini. Satu kapal butuh waktu 2 tahun, mulai proses hingga tahapan akhir.

Adi Mawardi - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data