Presiden dan Wapres Salat Idul Adha di Istiqlal

Minggu, 01 Februari 2004 | 11:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Megawati Sukarnoputri beserta Taufik Kiemas, serta Wakil Presiden Hamzah Haz, salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Minggu (1/2). Hadir pula beberapa Menteri Kabinet Reformasi, wakil rakyat, serta perwakilan negara sahabat di tempat yang sama. Salat dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Kotbah Idul Adha diberikan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Agama dan Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Departemen Agama HM Atho Mudzhar.

Dalam khutbahnya, Atho menekankan pentingnya memupuk rasa kebersamaan dan persaudaraan antara sesama manusia. Selain itu, ia juga menghimbau kepada para peserta pemilu untuk tidak menghalalkan segala cara memenangkan kompetisi politik. "Kepada mereka yang mengikuti pemilu hendaklah berjiwa demokrat, artinya yang menentukan kalah atau menang adalah rakyat, bukan peserta kompetisi itu sendiri," ujar Guru Besar Sosiologi Hukum Islam Fakultas Syari'ah Universitas Islam Negeri Indonesia itu.

Menurut Atho, yang harus dilakukan para peserta pemilu adalah pembuktian kepada rakyat, mereka adalah benar-benar memiliki kualitas kepemimpinan yang diperlukan, memiliki wawasan masa depan bangsa, kemauan dan kemampuan memberantas korupsi dan akuntabilitas.

Di samping itu Atho juga mengatakan, hikmah Idul Adha adalah penegasan kembali kemurnian tauhid atau keesaan Allah dengan melakukan perintah untuk melakukan kurban.

Presiden, wakil Presiden, serta beberapa orang menteri menyumbangkan hewan kurban melalui Panitia Idul Adha Masjid Istiqlal

Indra Darmawan - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: