Pemulihan Nabire Butuh Waktu Enam Bulan
Selasa, 10 Februari 2004 | 18:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Jusuf Kalla mengatakan, pemulihan daerah Nabire yang terkena gempa diperkirakan butuh waktu enam bulan. Rencananya, Badan Litbang Departemen Pemukiman dan Pengembangan Sarana Wilayah akan memeriksa dan menilai kondisi bangunan di sana. Hal ini dikatakan Kalla dalam jumpa pers seusai rapat koordinasi bidang kesejahteraan, di Jakarta, Selasa (10/2).
Menurut Kalla, sampai saat ini keadaan para pengungsi sudah mulai membaik. Mereka tidur di tenda-tenda yang telah disediakan. Obat-obatan juga akan dikirimkan ke lokasi, besok, dengan pesawat Hercules bersama 26 tenaga medis yaitu dokter.
"Saat ini listrik juga sudah mulai jalan walaupun baru 30 persen," kata Kalla. Kerusakan terjadi pada kabel transmisi listrik yang putus. Namun, diperkirakan selama lima hari kedepan semuanya sudah baik. Begitu juga telepon akan 100 persen dapat digunakan setelah satu minggu perbaikan.
Akibat gempa, ada 16 sekolah yang hancur dan delapan jembatan yang roboh. Pembangunannya jug abutuh waktu sekitar enam bulan. Oleh karena itu, untuk kelangsungan pendidikan minggu depan akan dikirim sekolah tenda lengkap dengan buku-bukunya. Untuk fasilitas air sudah disediakan empat mobil tangki dan akan ditambah dua tangki lagi.
Menteri Kesehatan Ahmad Sujudi mengatakan, Nabire mempunyai rumah sakit sendiri tetapi rusak sehingga saat ini dibutuhkan rumah sakit lapangan yang akan beroperasi minimal satu bulan. Rumah sakit lapangan tersebut dilengkapi 50 tempat tidur.
Anggaran untuk recovery ini diperkirakan sekitar Rp 100 miliar. "Untuk sekarang ini sudah menghabiskan Rp 6 miliar," kata dia.
Maria Ulfa - Tempo News Room





