Menko Kesra: Dana Cadangan Bencana Cukup
Senin, 23 Februari 2004 | 14:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menko Kesra Jusuf Kalla mengatakan pemerintah masih memiliki dana yang cukup untuk mengatasi bencana alam yang terjadi, termasuk wabah demam berdarah di sejumlah tempat di Indonesia. Pemerintah bisa menambah dana, bila cadangan yang ada dinilai kurang.
Kalla mengatakan saat ini pemerintah memiliki anggaran sebesar Rp 150 miliar untuk membantu korban bencana alam dan bantuan sektor kesehatan. "Kalau memang besar bencananya, itu bisa ditambah," ujarnya usai pembukaan Konferensi Internasional Cendekiawan Islam, di Jakarta, Senin (23/2).
Menko Kesra mengungkapkan hal itu berkaitan dengan sejumlah bencana yang terjadi secara berturut-turut tahun ini. Awal 2004 terjadi gempa bumi di Nabire, Papua, disusul dengan gempa di Padang, Sumatera Barat. Banjir juga melanda Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan beberapa wilayah lain. Semalam, gempa kembali mengguncang Sumatera Barat. Korban pun berjatuhan. Pemerintah membutuhkan biaya yang besar untuk mengatasi masalah itu.
Kalla memastikan sejauh ini dana yang telah disiapkan tersebut belum habis terpakai. Karena itu pemerintah belum akan mengajukan dana tambahan ke DPR.
Ia menjelaskan, dana cadangan yang dimiliki pemerintah tidak bisa dikeluarkan begitu saja. Pemakaiannya tergantung pada permasalahan yang terjadi. Dana hanya bisa dikeluarkan dalam kondisi yang mendesak, tergantung jenis permasalahannya. "Setiap ada masalah penting, seperti banjir, gempa, atau kesehatan, itu selalu diberikan," kata dia.
Retno Sulistyowati - Tempo News Room





