Panggung Kampanye Megawati Ambruk

Sabtu, 13 Maret 2004 | 19:52 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang: Baru beberapa menit Megawati Soekarnoputri berpidato di hadapan 10 ribu pendukungnya, tiba-tiba panggung kampanye Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di halaman parkir Stadion Bumi Sriwijaya , Palembang, Sumatera Selatan, itu ambruk. "Kecelakaan ini karena panitia teledor. Panwaslu sendiri tidak bisa berbuat apa-apa terhadap insiden itu. Tapi kabarnya, Kapolda Sumatera Selatan sudah menginstruksikan untuk menyelidiki kecelakaan itu," kata Wakil Ketua Panitia Pengawas Pemilu, Nur Kholis menyayangkan insiden itu, di lokasi kejadian, Sabtu (13/3).

Panggung setinggi satu meter berukuran 8 x 5 meter persegi yang berada di sisi kanan panggung utama Megawati, itu dipadati ratusan kader PDIP. Ketika panggung roboh, seketika massa gaduh dan berteriak kesakitan. Tapi kampanye terus berjalan, sementara pihak keamanan bersama satuan petugas PDIP sibuk mengangkat korban yang cedera -kebanyakan perempuan.

Para korban pun langsung dibawa ke rumah sakit umum Moehammad Hoesin dan rumah sakit Islam Siti Khadijah. Akibat insiden itu, 3 orang mengalami patah kaki: Oktalina (22 tahun), warga Tegalbinangun, Maunah (50 tahun), warga Kabupaten Lahat dan Nuraini (22 tahun), warga Kota Lubuklinggau. Sementara, korban luka ringan adalah Sugiarti (35 tahun), Dahlia (15 tahun), Yudi Aditya (4 tahun), Wartini (35 tahun), Juairiah (35 tahun), Tuti (35 tahun) dan Yati (35 tahun). Dua korban lainnya adalah seorang wartawan majalah lokal di Palembang dan juru kamera TVRI Sumatera Selatan yang menderita luka pada jari tangan kirinya.

Megawati hadir berkampanye di Palembang didampingi Ketua DPP PDIP Roy BB Janis, Sekretaris Jenderal PDIP Pramono Anung dan dua kader PDIP yang menjabat menteri di kabinet Gotong Royong: Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah Soenarno serta Menteri Kehutanan M. Prakosa.

Megawati sendiri hanya berbicara selama 15 menit. Dalam kampanyenya, Ketua Umum PDIP itu mengajak massa mencoblos mocong putih -seperti iklan di televisi, sambil memperagakannya. Setelah itu, dirinya beserta rombongan kembali ke Jakarta.

Arif Ardiansyah - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: