Prabowo Pastikan Diri Jadi Capres

Senin, 15 Maret 2004 | 13:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kandidat calon presiden (capres) dari Partai Golongan Karya (Golkar), Prabowo Subianto, memastikan diri maju sebagai calon presiden. Kepada wartawan, di Jakarta, Senin (15/3), mantan Komandan Kostrad (Komando Strategi Angkatan Darat) pada 1998, itu mengatakan, dirinya akan maju dengan gagasan dan solusi terhadap ekonomi bangsa saat ini.

"Jika setuju dengan gagasan dan platform saya, dukung saya. Tapi jika tidak setuju, silahkan pilih yang lain," kata Prabowo. Dirinya mengaku tidak takut bersaing dengan calon presiden dari Golkar lainnya, seperti Akbar Tanjung dan Surya Paloh. Alasannya, merasa terpanggil dan perlu melakukan perbaikan terhadap kondisi ekonomi bangsa. "Ekonomi adalah kunci dari kehidupan bangsa yang sehat. Karena itu, perbaikan ekonomi menjadi prioritas utama dalam program saya. Saya berjanji akan memberikan gaji yang cukup kepada pegawai untuk meningkatkan kualitas hidup, termasuk kesejahteraan kepada para petani dan lainnya," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan, dirinya tidak akan maju sebagai calon wakil presiden (cawapres). "Saya masuk konvensi Golkar sebagai capres, bukan sebagai cawapres," kata Prabowo. Padahal, banyak pemberitaan yang menunjukkan keterlibatan Prabowo dalam pelanggaran HAM. Tapi, semua itu dibantahnya. Menurutnya, tuduhan-tuduhan itu bersifat sepihak dan tidak objektif. "Jangankan itu. Saya juga dituduh kudeta penembakan Trisakti. Padahal, anak buah saya berhasil mencegah 22 aksi pemboman," katanya.

Dalam persiapan kampanyenya di 17 provinsi, Prabowo memilih pulau Jawa sebagai konsentrasi kampanye. Karena Golkar dinilai banyak kehilangan suara di pulau Jawa. Selain pulau Jawa, Prabowo juga akan berkampanye di Kalimantan, Sulawesi dan Bali.

Sunariah - Tempo News Room






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: