Golkar Optimis Memenangkan Pemilu 2004
Senin, 22 Maret 2004 | 19:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Partai Golkar optimis target peolehan suara sebesar 30 persen pada pemilu mendatang akan tercapai. Keyakinan tersebut didasarkan pada besarnya minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam setiap kampanye yang dilakukan partai berlambang pohon beringin itu.
Demikian kesimpulan hasil rapat Badan Pengendali Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar yang disampaikan Akbar Tanjung kepada wartawan di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Jakarta, Senin (22/3) petang. Rapat Bappilu itu sendiri digelar untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan kampanye sejak 11 Maret hingga 21 Maret 2004.
Hasil rapat Bappilu, jelas Akbar, menyimpulkan bahwa sebagai salah satu kontestan, Partai Golkar sebagai telah berpartisipasi secara aktif dan penuh dalam setiap kampanye sesuai dengan jadwal yang ditetapkan KPU atau Panwaslu. Dan yang menggembirakan, kata Akbar, kampanye-kampanye yang dilakukan partai Golkar selalu disambut antusias, baik kader Golkar sendiri maupun masyarakat umum. "Jumlahnya melebihi perkiraan semula, bahkan lebih besar dibandingkan kampanye Pemilu 1999," ungkap Akbar.
Sebagai salah satu bukti, katanya, partainya sempat kewalahan melayani permintaan kaos dan atribut partai dari berbagai daerah. "Atas dasar pengamatan itu kami optimis target suara sebesar 30 persen dapat terwujud bahkan kami sekarang optimis bahwa kami akan meraih kemenangan dalam pemilu 2004 mendatang," katanya.
Bahkan, menurut Akbar, di sejumlah daerah yang dikunjunginya diperkirakan Partai Golkar diperkirakan akan mampu mendapat suara di atas 30 persen. "Tapi kami tetap berpegang pada prediksi awal yaitu 30 persen suara," jelas Akbar yang pada kesempatan itu didampingi sejumlah petinggi Partai Golkar seperti Fahmi Idris, Bomer Pasaribu, Ruhut Sitompul dan Agung Laksono.
Meskipun yakin partainya akan menang, Akbar masih belum mau membicarakan kemungkinan koalisi dengan partai lain. Persolan koalisi, jelasnya, baru akan dibahas secara resmi setelah perhitungan suara pemilu legislatif selesai, 5 April. Kemungkinan, kata dia, karena pembicaraan tersebut tergolong penting, DPD juga akan dilibatkan dan akan dilakukan melalui forum Rapat pimpinan (Rapim). "Soal koallisi kami tidak mau membicarakan sekarang. Kalaupun ada orang yang menyebut-nyebut tidak mau berkoalisi dengan kami, ya tidak apa-apa, tapi kalau nanti kami menang, kita lihat saja nanti," tutur Akbar sambil tersenyum.
Lebih lanjut Akbar mengatakan, fokus utama Partai Golkar saat ini adalah untuk memenangkan pemilu legislatif. Karena itu, Bappilu juga telah memutuskan bahwa pada masa kampanye putaran selanjutnya, Partai Golkar akan semakin meningkatkan intensitas dan frekuensi aktivitas partai. "Termasuk memberi petunjuk bagaimana langkah -langkah yang harus dilakukan seluruh jajaran partai dalam menghadapi hari-hari tenang pada 2 April sampai hari pencoblosan," ujarnya.
Selain itu, lanjut Akbar, pada kampanye mendatang, tema yang diusung Partai Golkar akan lebih menitikberatkan kepada masalah-masalah yang dihadapi para pekerja di dalam maupun luar negeri dan pegawai negeri sipil.
Nunuy Nurhayati - Tempo News Room





