700-an Personel Polisi Dilatih Amankan Kandidat Presiden
Kamis, 01 April 2004 | 15:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: 709 personel Polri disiapkan untuk mengawal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada pemilihan umum 2004. Kepala Badan Pembinaan dan Keamanan Mabes Polri Komisaris Jenderal Adang D, Kamis (1/4) pagi tadi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sukabumi telah menyatakan kesiapan ratusan personel tersebut.
Para prajurit itu etrdiri dari 168 Brimob, 168 dari Samapta, 168 dari Lantas, 112 dari Detasemen Markas, 28 orang dari Komlek, 28 orang dari kedokteran kepolisian, dan Komandan Pengamanan 37 orang. Menurut juru bicara Mabes Polri Brigjen Polisi Soenarko DA dalam jumpa pers, Kamis (1/4) siang di Jakarta, 709 personel itu dilatih mulai hari ini hingga 10 April 2004.
Persiapan ini sesuai dengan UU nomor 23 tahun 2003 tentang pemilihan umum presiden dan wakil presiden dan Peraturan Pemerintah nomor 9 tahun 2004, yang menyebutkan capres dan cawapres berhak mendapatkan pengamanan. Adapun tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan kemampuan personel mengatasi kerawanan yang mungkin mengancam capres dan cawapres.
Sayangnya, Soenarko menolak untuk menyebutkan angka anggaran.
Menurut Soenarko, nantinya Komisi Pemilihan Umum lah yang menentukan besarnya kebutuhan tenaga pengamanan untuk masing-masing kandidat.
Martha Warta Silaban - Tempo News Room





