Panitia Seleksi Hakim Ad Hoc Antikorupsi Akan Proaktif

Kamis, 01 April 2004 | 21:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Melihat masih sedikitnya calon hakim ad hoc antikorupsi yang mendaftar, anitia seleksi akan mengambil langkah proaktif untuk menjaring para calon. ?Kami juga ingin menawarkan orang-orang terbaik yang tidak sempat terjaring calon pimpinan KPK,? kata anggota panitia seleksi Mas Achmad Santosa ketika dihubungi Tempo News Room, Kamis (1/4) petang.

Menurut dia, pihaknya akan melakukan pendekatan terhadap para calon pimpinan Komisi Pemberantas Korupsi yang tidak terpilih karena alasan-alasan tertentu. "Misalnya, Pak Marsilam Simanjuntak cocok menjadi hakim di tingkat kasasi," Santosa. Selain Marsilam, kata dia, Muhammad Yamin juga akan ditawarkan.

Waktu penutupan pendaftaran hakim ad hoc tinggal 11 hari lagi, namun jumlah pendaftar baru ada 32 orang. Soal ini, kata Santosa, panitia seleksi belum membicarakannya. "Tetapi kemungkinan bisa saja kalau kami anggap ternyata belum memadai jumlahnya," ujarnya.

Santosa juga mengatakan panitia seleksi tidak mempermasalahkan dari jalur mana para calon hakim ad hoc antikorupsi itu berasal. Namun panitia berharap mereka yang mendaftarkan diri termasuk orang yang berintegritas tinggi yang dapat dibuktikan oleh track record-nya, mau dan rela berjuang untuk memberantas korupsi. Juga memiliki kemampuan hukum yang baik di bidang pemberantasan korupsi.

Seperti diberitakan Koran Tempo, Kamis (1/4), panitia seleksi calon hakim ad hoc antikorupsi baru menerima 32 nama yang mendaftarkan diri. Dari jumlah itu, mayoritas berprofesi sebagai advokat. Selebihnya mantan hakim, jaksa dan notaris.

Poernomo G. Ridho ? Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: