Pemantau Asing Datang Ke NAD

Sabtu, 03 April 2004 | 16:03 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Empat anggota tim pemantau pemilu dari Uni Eropa tiba di Banda Aceh hari ini, Sabtu (3/4). Mereka adalah Paul Horsting, Paavo Pitkanen, Peter Robin Roston dan Katelijne Hermans.

Mereka akan memantau di Banda Aceh dan Pidie pada kecamatan-kecamatan lain, yang telah ditetapkan penguasa darurat militer dan akan berada di Aceh hingga Jumat
(9/4).

Setibanya di Banda Aceh keempat anggota tim
pemantau pemilu Uni Eropa itu melaporkan diri ke
Penguasa Darurat Militer, kepolisian dan Komisi
Pemilihan Umum.

Dicegat wartawan seusai bertemu Kapolda Aceh, Sabtu
(3/4), Paul Horsting mengatakan, pihaknya merasa
senang diberi kesempatan untuk melakukan pemantauan di
Aceh. "Kami senang bisa berada di sini," ujarnya
singkat. Ia menolak berkomentar lebih jauh.

Dari kepolisian, mereka bergerak ke KPU Aceh dan
melakukan pertemuan tertutup di sana. Seusai
pertemuan, anggota tim pemantau asing itu menolak
berkomentar. Salah seorang dari mereka hanya
mengangkat tangan ketika ditanya wartawan.

Juru bicara KPU Aceh, Nasir Zalba seusai pertemuan
mengatakan, pihaknya menjelaskan tentang aturan-aturan
yang boleh dilakukan tim itu selama berada di Aceh
sesuai maklumat penguasa darurat militer untuk
pemantau asing. Ia juga menjelaskan, mereka
dilarang memantau di kecamatan rawan. "Mereka bisa
memahami aturan-aturan itu. Tidak ada masalah," ujar
Nasir.

Selain keempat pemantau dari Uni Eropa itu, kata dia,
masih ada dua pemantau asing yang berasal dari Jepang.
"Yang dari Jepang kemungkinan akan datang besok," kata
Nasir.

Yuswardi A. Suud - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: