16 Pos Duta Besar Masih Kosong

Rabu, 07 April 2004 | 12:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pada tahun 2004 ini, sekitar 16 pos duta besar di kantor perwakilan Indonesia di luar negeri masih mengalami kekosongan. “Di antaranya Tanzania, Prancis, Italia, Jerman, PBB di Jenewa, dan Kanada,” ujar Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri (Deplu) Sudjadman Parnohadiningrat kepada para wartawan seusai acara serah-terima bantuan pendidikan dari Pemerintah Belanda di gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Deplu, Rabu (7/4) siang.

Sesuai dengan mekanisme yang ada, nama-nama calon diajukan kepada Deplu. Melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan yang beranggotakan tujuh orang eselon satu dan diketuai Sekretaris Jenderal, calon-calon tersebut dievaluasi dan direkomendasikan kepada Menteri Luar Negeri. Setelah diputuskan, diajukan kepada Presiden.

Lebih lanjut Sudjadman mengungkapkan, saat ini calon-calon tersebut sudah disampaikan Presiden Megawati Soekarnoputri kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Dia mengharapkan pada minggu pertama Mei Dewan sudah bisa melakukan dengar pendapat dengan para calon.

Untuk tahun ini, menurut Sudjadman, dari 16 calon tersebut, 25 persen di antaranya berasal dari lingkugan Deplu sendiri. “Ini masalah ketepatan gaya kepemimpinan, gaya diplomasi seseorang dengan akreditasi wilayahnya,” jelas dia.

Faisal - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: