PPP Tunggu Pengelompokan Partai

Rabu, 14 April 2004 | 12:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Lobi-lobi politik menjelang pemilihan umum presiden dan wakil presiden kian gencar, tapi kubu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tampak adem ayem saja. Partai ka'bah masih mengambil sikap wait and see, setidaknya sebelum pimpinan pusat partai itu menggelar rapat dalam pekan ini.

“Kita masih menunggu hasil penghitungan suara, baru kita tahu mau berkoalisi dengan siapa,” kata Ketua DPP PPP, Achmad Farial, saat dihubungi Tempo News Room di Jakarta, Rabu (14/4).

Menurut Achmad, pihaknya perlu menunggu suara bulat dari DPP tentang pencalonan Hamzah Haz sebagai calon presiden atau calon wakil presiden. Pasalnya, tanpa dukungan yang bulat, kalangan di bawahnya tak akan bisa bergerak dengan baik.

Sedangkan soal gerakan-gerakan beberapa partai maupun politisi untuk menjalin koalisi, PPP pun tampak tak ambil pusing. Achmad mengatakan pihaknya masih mengamati dan menunggu proses pengelompokan-pengelompokan tersebut. Bila sudah jelas kelompok-kelompok atau koalisi apa saja yang ada, baru PPP melalui rapat pimpinan pusat tadi memutuskan kelompok mana yang akan dimasuki.

Achmad memperhitungkan setidaknya kelompok-kelompok tersebut akan mengerucut menjadi empat, yakni kelompok yang berkoalisi dengan PDI Perjuangan, kelompok Golkar, kelompok Amien Rais, dan kelompok Susilo Bambang Yudhoyono. Mana yang paling menarik? Achmad mengatakan pihaknya akan merancang dan menentukan mana yang akan 'dibeli' atau kepada kelompok mana Hamzah Haz akan 'dijual'.

Tawaran atau lamaran, kata Achmad, bukan tak ada. Namun PPP merasa modalnya belum cukup untuk mengambil sikap. Apalagi perhitungan suara sementara PPP dari pemilu legislatif kemarin rupanya tak memberi sinyal baik untuk melirik kursi RI-1. “Masak suara kita yang kecil lalu mengajak yang besar menjadi wakil presiden,” ujar dia.

Akan tetapi, partai ka'bah tak serta-merta surut langkah melirik kursi nomor satu. Sebagaimana Amien Rais yang meski didukung oleh suara PAN yang jatuh, namun bersikukuh mau merebut kursi presiden, PPP pun tak mau kalah. Achmad mengatakan pihaknya akan terus mencari dukungan hingga perolehannya signifikan untuk bertarung menuju kursi RI-1. “Tapi kita lihat dululah, setelah rapat DPP memutuskan, baru kita jalan,” katanya.

Deddy Sinaga - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: