close

Gerakan Masyarakat Pemilih Yudhoyono Dideklarasikan

Jum'at, 16 April 2004 | 21:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Beberapa organisasi kemasyarakatan, profesional, dan kalangan agama mendeklarasikan Gerakan Relawan Masyarakat Pemilih Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta Media Centre, Jumat (16/4). Deklarasi gerakan ini ditujukan untuk memberi dukungan pada Yudhoyono dalam pemilu presiden 5 Juli nanti.

Menurut salah seorang deklarator, H.A. Yani Wahid, alasan gerakan untuk mendukung Yudhoyono itu karena di mata para deklarator, mantan Menko Polkam ini adalah tokoh yang sudah melekat di hati rakyat saat ini. Yudhoyono juga diharapkan dapat membawa perbaikan kehidupan bangsa dan negara.

Beberapa organisasi yang tergabung untuk mendeklarasikan gerakan ini antara lain, Jaringan Pengambangan Ekonomi Umat (Jarpeum), Yayasan Seroja, Pendukung Partai Pro Republik, Koperasi Pedang dan Kaki Lima, Ikatan Mahasiswa Ciputat, Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia, Lembaga Dakwah Indonesia, serta Yayasan Amerta.

Meski begitu, Yani mengungkapkan, gerakan ini dideklarasikan tanpa sepengatuan Yudhoyono. "Gerakan ini hanya spontanitas, karena ada kesepakatan yang bersifat nurani," ucapnya. Jadi, ia menegaskan, gerakan yang dibentuknya ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan Partai Demokrat.

Yani pun menambahkan, nantinya, kensentrasi pekerjaan gerakan relawan ini adalah membentuk pusat-pusat informasi yang dikendalikan oleh organisasi masing-masing, khususnya dalam rangka memberikan penerangan dan pendidikan terhadap pemilih terkait dengan visi dan misi Yudhoyono.

Pada kesempatan itu, ia juga menyatakan, gerakan relawan ini tidak boleh menerima sumbangan dana dari siapa pun. Kecuali, lanjut dia, sumbangan itu berasal dari para anggota gerakan relawan sendiri serta pihak-pihak yagn bersedia menjadi anggota relawan.

Yandhrie Arvian - Tempo News Room

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan