KPU Laporkan Kasus Hacker
Minggu, 18 April 2004 | 12:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melaporkan adanya kasus pembobolan situs yang memuat data suara pemilu. "Kami sudah mendapat gambaran yang cukup jelas dan sudah disampaikan ke kepolisian untuk tindakan lebih lanjut," kata Ketua Tim Ahli IT Tabulasi Nasional Pemilu 2004 A. Oemry kepada wartawan di Hotel Borobudur Minggu (18/4).
Dalam penghitungan suara di tabulasi nasional ini, situs KPU mendapat serangan dari hacker kemarin (17/4) sore. Oemry mengatakan aksi hacker ini hanya menyerang situs KPU. Tapi, tambahnya, data-data suara dari tingkat bawah sampai pusat masih tersimpan dengan aman. "Kita punya lapisan keamanan yang cukup ampuh, mereka tidak akan tembus," katanya.
Menurutnya, KPU sudah menelusuri asal muasal dan gambaran yang cukup jelas soal pembobolan ini. Namun, ia tidak menyebut tersangka pembobolan serta modus operandinya. Menurutnya, pelaku pembobolan bisa dilakukan siapa saja, dalam atau luar negeri, termasuk kalangan internal KPU sendiri.
Setelah kejadian ini, Oemry mengatakan KPU akan semakin meningkatkan keamanan teknologinya. Menurutnya, serangan terhadap komputer ini telah banyak dilalui meskipun tidak menembus pusat datanya.
Ia mengatakan data suara dari kecamatan tetap masuk serta data yang sedang dalam proses dalam keadaan baik. "Akan ada perubahan untuk misalnya nilai," katanya.
Sampai pukul 12.00 WIB kegiatan di Tabulasi Nasional Pemilu 2004 masih terhenti karena sambungan internetnya diputuskan. Oemry optimis sambungan internet dan data suara ini akan segera diakses dalam waktu singkat. "Segera dalam waktu singkat, operator sedang menyiapkannya," katanya.
Yandi -Tempo News Room





