Tiga Provinsi Dilaporkan Terjangkit Flu Burung
Senin, 19 April 2004 | 15:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wabah flu burung dilaporkan menjangkiti tiga provinsi, yaitu Sumatera Barat, Bengkulu dan Sumatera Selata. "Penularan wabah terjadi melalui lalu lintas unggas antar provinsi," kata Direktur Kesehatan Hewan Departemen Pertanian Tri Satyakatanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/4).
Menurut Tri, kepastian tiga provinsi itu terjangkit setelah adanya penelitian dari laboratorium Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Dia menyatakan, pihaknya tidak dapat berbuat banyak untuk mencegah penularan tersebut. Karena masalah transportasi antar daerah adalah otoritas Pemda setempat.
Dengan penambahan ini, maka sejak wabah flu burung diidentifikasi di tanah air, sudah 14 provinsi yang terjangkit. Kendati demikian, Tri Satya menyatakan meski ada daerah baru yang terjangkit, secara umum wabah ini mulai dapat diatasi. Berdasarkan laporan dari tiap daerah yang terjangkit, jumlah unggas yang mati terus menurun. Hingga saat ini tercatat 7,8 juta unggas mati.
Tri Satya menyatakan wabah flu burung selama ini tidak mempengaruhi ekspor unggas Indonesia secara signifikan. Sebab nilai ekspor hanya sedikit dan hanya ke dua negara, Jepang dan Singapura. Soal dana kompensasi, ia mengatakan, hanya tersedia Rp 102 miliar dari Rp 212 miliar yang diajukan ke Departemen Keuangan. Dari jumlah itu, ada dana Rp 17,4 miliar, yang hanya bisa dikeluarkan bila ada lagi laporan kematian unggas.
Di tempat yang sama Direktur Jenderal Bina Produksi Peternakan Sofyan Sudradjat menyatakan, berdasarkan laporan WHO dan FAO, penanganan wabah flu burung di Indonesia cukup memuaskan dan termasuk cepat. Ia menyatakan di Cina penanganan flu burung memerlukan waktu enam bulan, sedangkan di Meksiko hingga dua tahun. Dia memastikan pada Juli nanti Indonesia bebas dari flu burung.
Mawar Kusuma WKM - Tempo News Room





