Alwi Shihab : Cawapres dari NU Tertutup bagi Golkar

Senin, 26 April 2004 | 18:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Tanfidziyah Partai Kebangkitan Bangsa Alwi Shihab menegaskan keinginan Partai Golkar untuk mendapatkan calon wakil presiden dari kalangan Nahdliyin baik itu Nahdhatul Ulama (NU) maupun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih tertutup. “Keinginan tersebut masih tertutup selama Gus Dur mau maju,” Ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/4).

Menurut Alwi, partai yang dipimpinnya saat ini sedang mencari calon wakil presiden
bagi Gus Dur. Untuk mempersiapkan hal ini sudah dibentuk tim sembilan yang diketuai oleh Gus Dur sendiri. “Hari ini tim sembilan akan duduk dan membahas ini,” kata dia.

Ia mengatakan tim sembilan juga akan mengevaluasi masukan dari masing-masing wilayah soal cawapres untuk Gus Dur. “Kelihatannya dari wilayah ingin dari luar jawa, saya kira logikanya pas,” kata mantan menteri luar negeri ini.

Alwi mengaku belum ada nama yang tercetus untuk cawapres Gus Dur. Yang jelas, kata dia, cawapres Gus Dur dari kalangan nasionalis. Namun tidak tertutup kemungkinan dari purnawirawan TNI. “Mukernas menyatakan siapapun yang menjadi cawapres harus mendapat persetujuan calon presiden,” katanya.

Sementara ketua DPP PKB Khofifah Indar Parawansa menilai tidak ada masalah seandainya ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi bersedia menjadi cawapres dari capres manapun tanpa diberangkatkan dari partai. “No problem kalau capres yang bersangkutan memang sudah confirmed,” ujarnya.

Poernomo G Ridho – Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: