Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
27 April 2004

TEMPO Interaktif, Surabaya: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), calon presiden (capres) dari Partai Demokrat, mengajak Nahdlatul Ulama (NU) untuk bergabung dalam komposisi pemerintahannya jika dirinya terpilih dalam pemilihan presiden 5 Juli mendatang. "Jika NU mau memainkan politik moral, tentunya putra terbaik NU nanti kita ajak bersama-sama untuk mengelola pemerintahan yang akan datang, tentunya dengan konsensus yang baik," kata SBY usai berbicara dalam Halaqoh Nasional Alim Ulama NU, di Surabaya, Selasa (27/4).

Walau bukan partai politik, kata SBY, NU mempunyai kekuatan besar. Untuk itulah SMY meminta peran serta NU dalam pemerintahannya. Dalam waktu dekat menurut SBY, dirinya dengan Yusuf Kalla akan menjelaskan format koalisi yang akan dilakukan.

Sebelumnya, SBY bertemu Ketua Umum Pengurus Besar NU, Hasyim Muzadi dan menyepakati, NU tidak boleh ditinggalkan dalam pengelolaan negara. "Saya sudah memilih Yusuf Kalla yang juga warga NU. Putra-putra terbaik NU dengan integritas tinggi juga harus turut serta dalam pemerintahan nanti, sebagai menteri atau jabatan-jabatan yang setingkat," kata SBY.

Menurut SBY, pihaknya juga menjalin komunikasi dengan Partai Kebangkitan Bangsa sebagai representatif perwakilan politik warga NU. "PKB tetap mencalonkan Gus Dur sebagai presiden, sehingga koalisi dengan PKB tidak mungkin terjadi," kata SBY. Mau tidak mau, koalisi harus segera terwujud, entah dengan partai politik mana. Pembicaraan koalisi pun terus digulirkan kelompok SBy dengan Partai Bulan Bintang, Partai Persatuan dan Kesatuan Indonesia dan Partai Bintang Reformasi. Maklum, seperti kata SBY, awal Mei mendatang akan terwujud dengan konkrit.

Adi Mawardi, Sunudiyantoro - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Besok, Wiranto Diperiksa Kesehatan Rohani dan Jasmani
12 Caleg Riau Divonis Empat Bulan Penjara
Lagi, Calon Presiden dari Militer Ditolak
Alwi Shihab : Cawapres dari NU Tertutup bagi Golkar
PKB Kirim Surat Pencalonan Gus Dur Sebagai Presiden ke KPU

 
Berita nasional Lainnya

PKB Calonkan Sophan Sophian Sebagai Cawapres
(Rabu, 28/04/2004 | 00:33 WIB)
KPU Siapkan Tata Cara Debat Pemilu
(Rabu, 28/04/2004 | 19:29 WIB)
Amien Rais Masih Bungkam Soal Pasangannya
(Rabu, 28/04/2004 | 18:24 WIB)
Siswono Juga Mengaku Dilamar Wiranto
(Rabu, 28/04/2004 | 18:00 WIB)
KPU Tak Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Capres
(Rabu, 28/04/2004 | 17:17 WIB)
Hamzah: PDIP Terima Visi dan Misi PPP
(Rabu, 28/04/2004 | 16:22 WIB)
Wiranto Periksa Kesehatan
(Rabu, 28/04/2004 | 15:59 WIB)
Gus Dur: Saya Tidak Akan Gandeng Militer Jadi Cawapres
(Selasa, 27/04/2004 | 20:31 WIB)
SBY Mengajak NU Bergabung Dalam Pemerintahannya
(Selasa, 27/04/2004 | 19:53 WIB)
Cawapres PDIP Ditetapkan Tanggal 3 Mei
(Selasa, 27/04/2004 | 11:46 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data