Rapimnas PPP Mengerucut Pada Dua Opsi
Kamis, 29 April 2004 | 14:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Usulan-usulan yang dibicarakan dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Persatuan Pembangunan (Rapimnas PPP) mengerucut pada dua opsi utama. Pilihan pertama PPP akan berkoalisi sebagai calon wakil presiden dengan kemungkinan calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) atau Partai Golkar.
Selain opsi tersebut, Wakil Ketua Umum PPP Ali Marwan Hanan mengatakan, ada kemungkinan PPP akan mengambil opsi kedua, yaitu mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden dari partai lain yang sejalan dengan visi dan misi partai berlambang ka'bah ini. Untuk opsi kedua tersebut, PPP kemungkinan hanya akan mengambil posisi dalam kabinet.
"Tapi putusan finalnya baru akan diambil oleh rapat pimpinan harian partai," kata Ali Marwan kepada wartawan di sela-sela Rapimnas PPP di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Kamis (29/4).
Sedikit berbeda dengan Ali Marwan, Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu PPP Endin A.J. Soefihara justru menyebut tiga opsi yang mungkin dipilih PPP. Selain berkoalisi sebagai calon wakil presiden dengan partai lain dan mendukung pasangan calon presiden di luar partai, dia juga menyebut kemungkinan Hamzah maju sebagai calon presiden dari PPP.
Beberapa opsi yang dibicarakan ini sebagian telah dibicarakan dalam Rapat Pimpinan Majelis Pakar PPP beberapa hari lalu. Dalam rapat tersebut direkomendasikan tiga alternatif yang mungkin diambil PPP, yaitu maju sebagai calon presiden, berkoalisi dengan partai lain, mendukung pasangan calon presiden partai lain atau beroposisi.
Hingga saat ini Rapimnas PPP masih terus berlangsung dengan agenda perumusan rekomendasi. Rekomendasi ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan Rapat Pimpinan Harian Partai Dewan Pimpinan Pusat PPP dalam memutuskan opsi yang akan diambil saat maju dalam pemilihan presiden nanti. Namun hingga saat ini belum jelas kapan keputusan final PPP akan diambil.
Sapto Pradityo - Tempo News Room





