Korban Kerusuhan Ambon Terus Bertambah'
Jum'at, 30 April 2004 | 12:26 WIB
TEMPO Interaktif, Ambon: Korban pertikaian antar warga di Ambon bertambah lagi 17 orang akibat insiden yang terjadi Kamis malam (29/4) hingga Jumat pagi (30/4). 11 orang luka-luka terkena serpihan bom, enam orang lainnya terbakar, serta 30 rumah penduduk dibakar. Peristiwa ini terjadi di kawasan Waringin, Batugantung, kecamatan Nusaniwe, Ambon.
Pertikaian hari kelima merupakan serangan balasan setelah kelompok pendukung RMS menguasai masjid di kampung Waringin. Kawasan tersebut dikuasai setelah pada Kamis (29/4) petang anggota Brimob yang ditugaskan di kawasan tersebut meninggalkan Waringin karena ditarik ke markasnya di Tantuwi, sekitar dua kilometer dari Waringin.
Dengan dikuasainya kawasan Waringin, pihak pro NKRI melakukan serangan balik pada Kamis malam hingga Jumat dinihari. Akibatnya korban jiwa dan harta benda tidak dapat dielakkan. Warga Ambon yang bermukim di kawasan Airputri keluruhan Wainitu kecamatan Nusaniwe Ambon, sekitar 300 meter dari Waringin, terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Para korban terbakar dan terkena serpihan bom itu saat ini dirawat di RS Al-Fatah Ambon. Kondisi keamanan kota Ambon pada Kamis malam memanas malam lagi, padahal sehari sebelumnya kondisi kota Ambon relatif aman.
Mochtar Touwe - Tempo News Room





