Ba'asyir Salat Jumat di Masjid Mabes Polri
Jum'at, 07 Mei 2004 | 17:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Majelis Muhajidin Indonesia Abu Bakar Ba'asyir salat Jumat di Masjid Al Ikhlas Markas Kepolisian RI, Jalan Trunojoyo No 3, Jakarta. Ba'asyir mengenakan jubah putih, sorban putih dan peci putih dengan sendal jepit putih.
Ba'asyir menuju masjid didampingi dua penyidik, salah satu diantaranya Ajun Komisaris Polisi Zeldy serta dijaga tujuh polisi dari Departemen Mabes Polri.
Ba'asyir berjalan dari pintu belakang Gedung Reserse dan Kriminal sekitar pukul 11.45 WIB. Beberapa menit sebelumnya, Koordinator Pembela Ba'asyir, M.Assegaf, mengunjungi pemimpin Pondok Pesantren Al Ngruki itu di ruang tahanan.
Ketika ditanyai wartawan mengenai kondisi kesehatannya, Ba'asyir menjawab "baik" seraya tersenyum dan melambaikan tangannya. Dimintai tanggapan tentang penangguhan penahanan, kata Ba'asyir, "Umat Islam yang meminta."
Sebelumnya, Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Suyitno Landung, mengatakan kuasa hukum dan keluarga Ba'asyir belum meminta penangguhan penahanan.
Rabu (5/5) kemarin DPR sempat meminta kepada Polri agar Ba'asyir tidak ditahan. "Penangguhan penahanan itu, dari kuasa hukum dan keluarga, pertimbangannya disesuaikan dengan kepentingan penyidikan," kata Suyitno kepada wartawan usai serah terima jabatan tiga Kapolda di ruang Rupatama, Mabes Polri, Jumat (7/5) pagi.
Salat Jumat dilakukan di masjid ini adalah yang pertama kali. Sebelumnya, Ba'asyir melaksanakan salah Jumat di lantai satu ruang tahanan Mabes Polri.
Ba'asyir menjadi tahanan sejak tanggal 30 April 2004, setelah lepas dari rumah tahanan Salemba.
Martha Warta - Tempo News Room





