Upaya Mahasiswa 'Menculik' Gus Dur Gagal

Sabtu, 08 Mei 2004 | 02:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Upaya sejumlah mahasiswa 'menculik' Abdurahman Wahid atau Gus Dur dari Gedung Sentra Mulia, Jumat (7/5) malam, batal. Ini menyusul terjadinya kesalahpahaman antara pengawal Gus Dur dengan sejumlah mahasiswa yang berusaha membawa Gus Dur dari tempat itu menuju gedung Lembaga Teknologi (Lemtek) kampus UI Salemba.

Di tempat itu, rencananya Gus Dur akan dipertemukan dengan sejumlah tokoh Islam seperti Hidayat Nur Wahid, Amin Rais, Ryas Rasyid, Sholahudin Wahid, Zainudin MZ dan Yusril Ihza Mahendra. Menurut salah seorang mahasiswa yang merancang rencana petemuan tersebut, Kasino, pertemuan tersebut dimaksudkan untuk membangun koalisi tokoh-tokoh Islam untuk menandingi kekuatan militerisme dan Megawati.

Menurut Kasino, sejumlah tokoh seperti Nur Wahid, Amin, Zainudin, dan Yusril sudah menyanggupi. Dan mereka sudah bersiap-siap di rumahnya masing-masing. Bahkan Gus Sholah saat ini sudah berada di kantor PB NU di Jalan Kramat raya. "Kuncinya ada di Gus Dur, yang lain udah siap," ujar Kasino.

Pertemuan ini, menurut mahasiswa Universitas Mustopo ini, diprakarsai oleh BEM Seluruh Indonesia (BEM SI). Dia menambahkan, anggota BEM tersebut telah berkumpul di gedung Lemtek untuk menunggu kehadiran para tokoh tersebut. Namun pertemuan yang sudah dirancang matang, gagal. Sebab, saat Presiden BEM UI, Ahmad Nur Hidayat, berusaha mengambil Gus Dur setelah acara wawancara di AN Teve, dihalangi oleh pengawal Gus Dur. Ahmad yang sudah berada di atas mobil Gus Dur sempat diturunkan dari mobil.

Bahkan, menurut informasi Kasino, Ahmad sekarang berurusan dengan Polsek Setia Budi karena kesalahpahaman ini. Diduga mahasiswa ini dilaporkan pihak keamanan gedung setelah berusaha menyelinap masuk ke dalam mobil Gus Dur. Menurut Kasino, sebenarnya pada pertemuan sebelumnya Gus Dur telah menyanggupi untuk dipertemukan oleh mahasiswa dengan sejumlah tokoh Islam.

Gus Dur yang ditemui Tempo News Room usai acara di AN Teve menyatakan, boleh-boleh saja kalau ada rencana dari mahasiswa untuk mempertemukannya dengan sejumlah tokoh Islam. Namun Gus Dur sendiri mengaku sudah ada rencana diajak bertemu Amin Rais di Panglima Polim bersama Agum Gumelar.

Hingga saat ini, Ahmad Nur Hidayat, yang sempat berurusan dengan polisi, telah kembali ke Salemba. Menurut Kasino, upaya untuk mempertemukan Gus Dur dengan sejumlah tokoh Islam diperkirakan batal. Ia mengaku akan merencanakan acara ini di lain hari.

Ramidi - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim