Mahasiswa Serentak Kenang Tragedi Trisakti

Rabu, 12 Mei 2004 | 14:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mahasiswa di berbagai daerah Rabu (12/5) serentak berunjuk rasa mengenang tragedy Trisakti 12 mei enam tahun lalu. Di Jambi, ratusan Mahasiswa Jambi (MPRJ) mengadakan aksi di simpang empat Telanaipura.

Hal yang sama juga dilakukan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota dan kabupaten Cirebon yang tergabung dalam gerakan Rakyat Anti Militerisme (GERAM).

Tak terkecuali di Kupang, ratusan mahasiswa yang menamakan diri Front Aksi Pejuang Reformasi (FAJAR) Nusa Tenggara Timur (NTT) juga menggelar aksi unjuk rasa di Polda dan DPRD NTT.

Sedangkan di Jakarta,selain berencana berunjuk rasa di gedung DPR, ratusan mahasiswa Unirsitas Trisakti juga mendatangi kantor Mahkamah Agung.

Para mahasiswa umumnya menilai pemerintah sekarang tidak
serius dalammenyelesaikan kasus Trisakti yang menelan korban jiwa tersebut. Bahkan mereka menuding pemerintah mencoba menyelewengkan tuntutan
reformasi demi kepentingan pribadi untuk
mempertahankan kekuasaan.

Selain menyampaikan orasi, para pendemo pun membawa
spanduk dan poster dengan berbagai tulisan, antara
lain “Usut Tuntas Kasus Trisakti”, “Selamat Jalan
Pahlawan Reformasi”, dan “Reformasi sampai mati,”.

Mahasiswa Jambi pun menilai, enam tahun reformasi
berjalan, tapi tak satu pun agenda itu terealisasi,
meliputi upaya membasmi KKN, mengadili Soeharto,
menghapus dwi fungsi ABRI, upaya penegan hukum secara
benar, amandemen UUD 1945, pulihkan ekonomi Indonesia
dan menurunkan harga sembilan barang pokok.

Dikatakan pula, pemerintah sekarang buikan hanya tidak
serius untuk menjalankan agenda tersebut, bahkan
dituding telah mencoba menyelewengkan tuntutan
reformasi demi kepentingan pribadi untuk
mempertahankan kekuasaan.

Syaiful Bakhori, Ivansyah, Muhammad Fasabeni, Jem’s De Fortuna – Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim