Capres Dinilai Tidak Punya Komitmen terhadap Kesehatan Masyarat
Kamis, 13 Mei 2004 | 13:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Acara diskusi dengan tajuk "Komitmen Capres-Cawapres Terhadap Kesehatan Masyarakat Indonesia" yang diselenggarakan oleh LBH Kesehatan di aula Departemen Kesehatan, Kamis (13/5), batal. Sebab, tidak ada satupun calon presiden maupun calon wakil presiden dari tujuh partai politik yang diundang hadir dalam acara tersebut.
Sebelum acara dimulai, terdapat tiga partai yang semula menjanjikan akan hadir dalam acara diskusi tersebut yaitu dari Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, dan Partai Golkar. Ternyata pada saat acara diskusi baik dari Partai Demokrat maupun dari Partai Golkar hanya dihadiri oleh perwakilan tim sukses masing-masing partai tersebut. "Ini menunjukkan tidak ada komitmen dari capres-cawapres yang ada," tandas pendiri LBH Kesehatan Iskandar Sitorus kepada Tempo News Room.
Sementara itu Iskandar menunjukkan SMS yang dikirimkan oleh Yeni, putri Gus Dur, calon presiden PKB yang berisi keterangan bahwa Gus Dur tidak dapat menghadiri acara diskusi tersebut karena pada waktu yang sama tengah berada di Panwaslu. "Padahal sehari sebelumnya Yeni memastikan bahwa Gus Dur dapat hadir meskipun meminta waktunya diundur dari semula jam 10.0 WIB ke jam 11.00 WIB," ujar Iskandar.
LBH Kesehatan telah mengirimkan undangan kepada tujuh partai yaitu PKB, PDIP, Partai Golkar, PKS, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan serta PAN pada tanggal 20 April 2004. Karena pada tanggal tersebut masing-masing partai belum mengajukan nama calon presiden dan calon wakil presidennya maka undangan tersebut ditujukkan tidak pada nama perorangan namun pada calon presiden yang diajukan oleh masing-masing partai dengan tembusan pada ketua partai masing-masing. "Kami juga sudah melakukan konfirmasi beberapa hari terakhir," tegasnya.
Sementara itu Ketua Pemberdayaan Kesehatan dan Sosial DPP Partai Demokrat Achmad Nizar Shihab yang hadir pada acara tersebut mengatakan pihaknya menyayangkan panitia yang kurang melakukan koordinasi dengan masing-masing partai. Menurutnya, 20 April masing-masing partai belum ada yang mengajukan nama calon presiden maupun calon wakil presiden. LBH Kesehatan, menurut Nizar, mestinya melakukan konfirmasi secara rutin agar dapat memastikan kedatangan para capres dan cawapres. "Anda kan tahu pasangan capres dan cawapres dari masing-masing partai kan saat ini sedang sibuk. Mestinya panitia lebih proaktif untuk memastikan kedatangan mereka," tegasnya.
Diskusi yang dihadiri pula oleh beberapa korban pelayanan kesehatan yang buruk di Indonesia akhirnya diisi dengan testimoni mereka dalam pengalaman mendapatkan pelayanan kesehatan yang mereka alami. Hingga pukul 11.30 WIB, wakil dari Partai Demokrat maupun Partai Golkar akhirnya meninggalkan ruangan diskusi.
Sita Planasari A. - Tempo News Room





