Petugas Haji Indonesia Terlalu Banyak

Kamis, 20 Mei 2004 | 15:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Muhammad M. Basyuni, mengatakan petugas haji Indonesia terlalu banyak. “Ini mengandung resiko keuangan yang sangat besar,” katanya dalam lokakarya nasional penyelenggaraan ibadah haji di Jakarta, Kamis (20/5).

Ada 3.500 petugas haji dalam daftar kuota haji yang ada. Menurut Basyuni, hal itu berarti lebih dari tujuh kloter hanya untuk petugas. “Mereka dibagi dalam maktab-maktab. Maktab-maktab kan sudah ada petugasnya,” ungkapnya mempertanyakan efisiensi petugas haji.

Begitu juga petugas yang ada di pesawat. Setiap pesawat, menurutnya ada lima petugas yang ditempatkan. “Apa yang akan mereka lakukan di pesawat. Jika ada apa-apa bisa dilakukan oleh dokter atau pembantunya. Tidak harus lima orang,” ujarnya. Jumlah itu seharusnya bisa dikurangi hanya dua atau tiga orang saja.

Ia menganggap bila setiap kloter bisa dikurangi tiga orang petugasnya, maka sudah ada efisiensi pengurangan petugas sebanyak 1.200 orang. Hal ini bisa mengurangi dana yang harus dikeluarkan untuk penyelenggaraan ibadah haji.

“Petugas-petugas yang diambil dari setiap instansi, entah apa yang mereka lakukan,” ujarnya. Ia juga yakin tanpa petugas yang ditempatkan di maktab, tidak akan terjadi apa-apa.

Maria Ulfah – Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: