Slamet: Kami Punya Rekaman Pertemuan 6 Mei
Kamis, 20 Mei 2004 | 16:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Tim Sukses Capres-Cawapres Partai Golkar Wiranto-Salahuddin Wahid, Slamet Effendi Yusuf, mengatakan pihaknya memiliki data dan rekaman pembicaraan lengkap tentang pertemuan seorang pejabat negara yang diduga Menakertrans Jacob Nuwa Wea dengan beberapa elemen mahasiswa 6 Mei lalu di kediaman dinasnya.
“Kami tidak pernah menyebut nama pejabat tersebut, tapi kami memiliki data dan rekaman lengkap pembicaraan itu,” kata Slamet kepada Tempo News Room melalui telepon, Kamis (20/5)).
Sebagaimana dilansir beberapa media, sekitar tanggal 6 Mei lalu sejumlah elemen mahasiswa menemui seorang pejabat negara, yang diduga Menteri Jacob Nuwa Wea. Dalam pertemuan tersebut disebutkan pejabat negara itu memberikan sejumlah dana yang ditengarai untuk membiayai demonstrasi antimiliterisme yang dianggap merugikan salah satu kandidat pasangan capres-cawapres.
Slamet menyebutkan, rekaman dan bukti tertulis yang ada di pihaknya tersebut, diperoleh dari salah seorang peserta pertemuan itu. “Saya tidak etis menyebutkan siapa-siapanya yang memberikan bukti tersebut,” katanya. Namun, pihaknya menyesalkan terjadinya pertemuan itu dengan alasan menyebarkan kampanye negatif.
“Saya biar jelek-jelek begini bekas aktivis. Saya tersinggung anak-anak muda dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu. Biarkan saja mereka sebagai gerakan moral,” kata Slamet. “Biarkan saja kampanye pemilihan presiden ini berjalan secara fair. Jangan sampai pejabat negara memanfaatkan posisinya untuk melakukan kampanye negatif,” tambahnya.
Slamet mengaku, tim kuasa hukumnya tengah menyelidiki dan mempelajari bukti-bukti tersebut. “Tim kami sedang mempelajari aspek-aspek yang berkaitan dengan hukum,” katanya.
Apakah berniat menggugat? “Langkah hukum selanjutnya nanti kita lihat,” katanya. Tapi, lanjut dia, jika pejabat tersebut berniat melakukan pembicaraan, pihaknya akan menyambut niat baik itu.
Danto - Tempo News Room





