Megawati Siap Lakukan Debat Capres

Jum'at, 21 Mei 2004 | 18:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri dipastikan siap mengikuti debat publik bersama capres lainnya dalam memasuki masa kampanye pemilihan presiden Juni–Juli 2004. Untuk bisa turut serta dalam debat itu, Megawati mengajukan beberapa persyaratan penting, seperti siapa yang menyelenggarakan, di mana debat berlangsung dan apa materi perdebatannya. "Jika beberapa persyaratan itu bisa dipenuhi, Megawati dengan terbuka siap melakukan debat capres disaksikan publik," kata politisi senior PDIP Sabam Sirait di Jakarta, Jumat (21/5).

Ketatnya persyaratan itu, kata Sabam, adalah untuk menghindari pola debat yang kontra produktif dan mengarah ke debat kusir. Sabam yang juga anggota tim kampanye sukses Megawati–KH Hasyim Muzadi itu mencontohkan, jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) berinisiaitif sebagai penyelenggara dengan segala aturannya dan lewat kesepakatan bersama, dengan senang hati Megawati akan siap melakukan debat.

Di luar KPU, lembaga lainnya yang dinilai PDIP kompeten menggelar debat adalah media, lembaga swadaya masyarakat dan perguruan tinggi. Itu pun, kata Sabam, harus dijaga betul independensi dan objektifitas penyelenggarannya. "Media televisi misalnya, untuk menghindari kesan kepentingan politik terentu, harus digelar semua media televisi yang ada di Indonesia dan disiarkan ke seluruh pelosok tanah air," kata Sabam.

Sementara itu, tim kampanye capres Partai Golkar Wiranto, Muhammad Hatta juga menegaskan, Wiranto dalam posisi siap melakukan debat capres pada masa kampanye Juni–Juli mendatang. Hatta juga sependapat dengan Sabam soal kejelasan aturan dan mekanisme debat, untuk menghindari terjadinya debat kusir. Selain itu, dialog diharapkan bisa disimak dan disaksikan seluruh rakyat Indoensia tanpa dibatasi kelompok-kelompok tertentu. "Sehingga yang terjadi debat publik dan bukan debat kusir," kata Hatta.

Kesiapan calonnya untuk melakukan debat publik juga disampaikan Nur Hadi, tim kampanye Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. "Lewat debat capres, akan meringankan proses kampanye karena pada akhirnya semua lapisan masyarakat akan menyimak dan menentikan pilihannya sendiri," kata Hadi.

Menurut pengamat politik, Indria Samego, masyarakat harus waspada untuk tidak terjebak pada retorika politik capres yang hanya mengandalkan keahlian berbicara. Karena, tidak semua capres yang ada saat ini merasa debat merupakan sesuatu yang penting. "Walau positif, tidak ada jaminan apa yang disampaikan saat berdebat itu sama dengan apa yang dilakukan saat menjabat presiden nantinya," kata Indria.

Ecep S. Yasa - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim