close

Hari Lanjut Usia Diperingati di Bundaran HI

Selasa, 01 Juni 2004 | 17:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah beserta jajaran dari Departemen Sosial memperingati Hari Lanjut Usia di bundaran Hotel Indonesia Selasa, (1/6) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam kegiatan ini Bachtiar membagi-bagikan puluhan bunga mawar dan stiker kepada para pengemudi. Menteri juga sempat memasuki bus AC 16 untuk membagikan bunga dan stiker kepada masyarakat.

“Ada bunga melambangkan masyarakat harus bisa menyayangi orang lanjut usia,” kata Bachtiar, usai melakukan pembagian bunga dan stiker. Ia juga mengatakan, dalam memperingati Hari Lanjut Usia ini dilakukan kegiatan lainnya seperti seminar dan lokakarya.

“Tadi di Depsos juga ada pameran mengenai keterampilan dari orang tua lanjut usia,” kata Bachtiar. Para orang tua lanjut usia ini, ujarnya, ternyata masih memiliki keterampilan seperti menganyam, membuat tikar, dan juga mengukir. Ia menegaskan, orang tua usia lanjutpun masih tetap bisa memberikan sumbangsihnya pada masyarakat.

Menurut Bachtiar, pada hari ini telah resmi dicanangkan peringatan Hari Orang Tua Lanjut yang akan berlangsung selama satu bulan. Peringatan Hari Orang Tua Lanjut Usia ini dicanangkan untuk seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bachtiar juga mengingatkan agar bangsa Indonesia mengembalikan budaya bangsa untuk menghormati orang tua. “Orang tua jangan didorong untuk tinggal di panti asuhan. Semakin sepuh usia orang tua kita, tinggal di dalam keluarganya justru semakin baik,” ujarnya.

Menurut Bachtiar, kalau tidak sangat terpaksa para orang tua lanjut usia disarankan agar tidak ditaruh di panti. “Panti itu diutamakan bagi mereka yang sudah tidak memiliki keluarga atau sanak saudara lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Lili Sujono, 76 tahun, pengurus Forum Komunikasi Lanjut Usia mengaku sangat berbahagia dengan adanya Hari Lanjut Usia Nasional yang telah dicanangkan sejak 1996. “Kami ingin mensosialisasikan lebih jauh kepada masyarakat tentang adanya Hari Usia Lanjut Nasional,” kata Lili. Lili beranggapan, bahwa orang tua lanjut usiapun masih sanggup untuk menyumbangkan pikiran dan tenaga.

Ia juga meminta agar masyarakat yang memiliki orang tua lanjut usia agar tidak menitipkan orang tua di panti jompo. “Walupun kami juga paham ada keluarga yang suami istrinya sibuk bekerja sehingga orang tua mereka ditinggal sendiri di rumah,” kata Lili.

Dalam aksi tersebut, dibentangkan spanduk yang bertuliskan bangsa yang luhur adalah bangsa yang menghormati dan menghargai orang lanjut usia. Kegiatan ini sendiri hanya berlangsung sekitar 15 menit.

Muhamad Fasabeni - Tempo News Room

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan