Wiranto Janjikan Negara Aman

Selasa, 08 Juni 2004 | 14:07 WIB

TEMPO Interaktif, Sumba Timur:Calon presiden dari Partai Golkar Wiranto dalam kampanyenya di lapangan Pahlawan, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (8/6) siang, mengungkapkan perlunya pimpinan negara yang dapat menjamin rasa aman bagi warga negaranya.

Menurut Wiranto, pendahulu-pendahulu negeri ini tidak hanya mewariskan negara tapi juga amanat yang tercantum dalam UUD 1945. "Di mana dalam pembukaan itu dikatakan negara harus melindungi tumpah darah Indonesia, artinya setiap pemimpin harus memperhatikan keamanan dan keadilan bagi rakyatnya," kata Wiranto di hadapan ribuan pendukung Partai Golkar di ibukota Kabupaten Sumba Timur tersebut.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung juga menjanjikan negara yang aman jika Wiranto terpilih menjadi presiden RI. "Mau negara kita aman? beliaulah yang paling tepat. Mau negara kita sejahtera, beliau memberi perhatian kepada kawasan timur," kata Akbar.

Jaminan negara aman, menurut Akbar, karena Wiranto memiliki pengalaman di pemerintah. Wiranto, kata Akbar, berpengalaman sebagai menteri pertahanan, menko polkam, sekaligus panglima TNI.

Menurut Akbar, secara nasional Golkar mendapatkan suara dari 24,5 juta pemilih dalam pemilu legislatif 2004 yang lalu. Jika ditambah dengan suara dukungan PKB yang memiliki 12 juta pemilih, "Maka kalau dijumlah hampir 37 juta suara," kata Akbar di depan massa pendukungnya tersebut.

Selain itu, kata Akbar, 45 persen di Sumba Timur adalah pemilih Partai Golkar. "Sebagai ketua umum Saya instruksikan seluruh jajaran dalam Partai Golkar di kabupaten, kecamatan dan desa jangan ragu-ragu memberikan dukungan capres dari Partai Golkar yaitu Pak Wiranto," kata Akbar dengan lantang.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa AS Hikam juga turut berkampanye untuk pasangan Wiranto-Wahid. Hikam juga mengajak masyarakat Waingapu untuk jangan ragu-ragu memilih pasangan Wiranto dan Wahid.

"Insya Allah Indonesia akan dibawa ke arah perubahan yang dicita-citakan yakni bangkit dari keterpurukan. Indonesia akan dibawa oleh dua pemimpin ini menjadi Indonesia yang disegani. Tidak seperti sekarang yang sering dianggap remeh oleh negara lain," kata Hikam.

Dalam kampanye di Waingapu Sumba Timur itu, Wiranto juga sempat menyanyikan sebuah lagu Sio Mama untuk menghibur para pendukungnya tersebut. Ia menyempatkan diri untuk turun dari panggung kampanye dan menyalami warga masyarakat yang memadati lapangan Pahlawan Waingapu tersebut.

Dari Waingapu, Wiranto kemudian melanjutakan kampanyenya di ibukota NTT, Kupang. Sesampai di Kupang dari Bandara El Tari Kupang, Wiranto dan Akbar diarak keliling Kota Kupang menggunakan kendaraan jip terbuka menuju tempat kampanye di lapangan Oetoi, Kota Kupang.

Dimas - Tempo News Room

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :