Gunung Rinjani Raih World Legacy Award 2004

Rabu, 09 Juni 2004 | 14:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gunung Rinjani terpilih menjadi salah satu pemenang World Legacy Award 2004 untuk kategori destination stewardship (pengelolaan tempat tujuan), yaitu tempat yang berhasil melindungi peninggalan alam dan budaya secara menyeluruh.

Yang Mulia Ratu Noor dari Yordania menjadi tuan rumah acara penganugerahan penghargaan yang berlangsung di kantor pusat National Geographic Society, Washington D.C.

Gunung Rinjani di jantung Pulau Lombok, Indonesia, dikelola oleh Rinjani Trek Management Board (Badan Pengelola Perjalanan Rinjani). Mereka yang berkunjung ke kawasan ini dapat menikmati perjalanan panjang menyusuri hutan, melihat air terjun dan lembah-lembah yang mempesona, serta keluar dari hutan untuk menikmati panorama laut yang menakjubkan.

Dalam rilis yang diterima Tempo News Room disebutkan, pengelolaan pariwisata di Gunung Rinjani ini dinilai merupakan contoh kemitraan yang kuat antara kelompok masyarakat sekitar, dinas pariwisata setempat serta taman nasional. Mereka dinilai telah berhasil mengangkat industri pariwisata Indonesia yang belakangan ini mengalami penurunan.

Sementara itu, penerima anugerah untuk tiga kategori lainnya adalah Al Maha Desert Resort di Dubai, Uni Emirat Arab, untuk kategori nature travel (perjalanan alam), Anangu Tours yang dimiliki oleh Nvangatjatiara Aboriginal Corporation, mewakili tiga masyarakat Aborigin di wilayah utara Australia untuk kategori heritage tourism (pariwisata peninggalan), dan Casuarina Beach Club di Barbados untuk general purpose hotels and resorts (hotel dan tempat peristirahatan umum). Lebih dari 40 negara di enam benua ikut serta dalam penghargaan ini.

“Para pemenang ini adalah contoh yang sempurna bagaimana seharusnya industri perjalanan dan pariwisata dijalankan,” ujar Yang Mulia Ratu Noor, Ketua Dewan Kehormatan World Legacy Award 2004. “Saya tergugah oleh apa yang mereka lakukan dan saya harap contoh yang mereka berikan dapat menjadi inspirasi bagi pengelola tempat-tempat pariwisata lainnya,” ungkapnya.

World Legacy Award diberikan oleh Conservation International (CI) dan majalah National Geographic Traveler kepada institusi-institusi lingkungan dan sosial terdepan di bidang pariwisata. Penghargaan ini bersifat unik karena ditekankan pada tanggung jawab lingkungan dan peninggalan budaya.

World Legacy Award merupakan satu-satunya penghargaan internasional dalam bidang pariwisata yang penilaiannya dilakukan secara langsung oleh para ilmuwan, ahli antropologi, dan profesional bidang pariwisata.

Tulus - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: