Panglima TNI Imbau GAM Hentikan Aktivitas

Rabu, 16 Juni 2004 | 18:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menghimbau seluruh anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang masih mengangkat senjata untuk segera menghentikan seluruh aktivitasnya. Pernyataan Sutarto itu terkait dengan ditangkapnya tiga petinggi teras GAM oleh pemerintah Swedia.

"Penangkapan itu menunjukan bukti bahwa dunia internasional juga melihat GAM sebagai suatu organiasi yang tidak benar, dimana banyak masyarakat yang telah
menjadi korban akibat tindakan-tindakannya itu," ucap Sutarto pada wartawan usai rapat koodinator terbatas di Kementrian Polkam Jakarta, Rabu (16/5).

Dengan pengakuan internasional itu, lanjut Sutarto, seharusnya anggota GAM memahami untuk segera menghentikan seluruh aktivitasnya dan bergabung bersama masyarakat Aceh lainnya membangun daerah itu.

Pada kesempatan itu, Sutarto mengatakan, saat ini pemerintah Indonesia akan mengikuti dulu proses hukum yang berlangsung, dan belum bisa memutuskan apakah
Indonesia akan meminta pemerintah Swedia untuk mengekstradisi tiga pimpinan GAM tersebut. "Kita masih melihat situasinya," ucap dia.

Seperti diketahui, Selasa (15/6) waktu Swedia, Kejaksaan Distrik Stockholm dan Kepolisian Swedia telah menangkap Presiden GAM Hasan Tiro, Perdana
Menteri GAM Malik Mahmud, dan Menteri Luar Negeri GAM Zaini Abdullah. Dua di antara tokoh GAM itu, yakni Malik Mahmud dan Zaini Abdullah bahkan sudah ditahan.

Yandhrie Arvian – Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim