Ternyata, SCTV Tidak Akan Boikot Wiranto

Rabu, 16 Juni 2004 | 19:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemimpin Redaksi SCTV (Surya Citra Televisi), Karni Ilyas membantah berita, SCTV akan memboikot semua acara kampanye Wiranto. " Itu hanya pernyataan pribadi produser acara debat capres," kata Karni kepada TNR, Rabu (16/6).

Memang, Produser Executive acara Dialog Calon Presiden 2004, Apni Jaya Putra kecewa lantaran capres Wiranto secara mendadak membatalkan kehadirannya dalam acara yang digelar Selasa (15/6) malam di Gedung Bidakara, Jakarta. Sehingga acara itu terpaksa hanya diisi capres Amien Rais.Saat itulah, Apni Jaya Putra menyatakan, akan memboikot acara kampanye Wiranto di televisi swasta itu.

"Saya sudah mendapat penjelasan dari Tito Sulistio, salah seorang anggota Tim Sukses Wiranto, tentang penyebab batalnya kedatangan mantan Panglima TNI itu. Katanya, Pak Wiranto kelelahan karena baru pulang kampanye dari Kendari, sementara di saat yang sama, sudah ada 40 mahasiswa menunggu di rumahnya," kataKarni.

Gagalnya dialog antara Wiranto dan Amin merupakan kali kedua dialami SCTV. Pekan lalu di Aula TVRI, acara debat kedua kandidat yang digelar SCTV juga gagal. Saat itu justru pihak Amin yang membatalkan kedatangan mereka. Diduga, pembatalan itu terkait dengan ketidakhadiran Wiranto dalam Debat Capres antar kedua kandidat itu yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, siang harinya.

Tapi, walau menderita kerugian akibat pembatalan yang terjadi beberapa kali, pihak SCTV mengaku tidak kapok untuk bisa "menyandingkan" dua kandidat presiden itu dalam acara debat mereka. "Kita rencanakan pekan depan," kata Karni. Apalagi, Wiranto menyatakan sudah siap hadir.

Karni juga membantah keengganan Wiranto untuk datang ke acara SCTV lantaran pemberitaan SCTV. Informasi yang didapat TNR mengatakan, Wiranto sempat jengkel dengan pemberitaan SCTV. Dalam satu acara di Surabaya, Wiranto bahkan tak mau menyapa Karni meski keduanya bersirobok bertemu secara fisik. Menurut Karni, bukan Wiranto yang tidak melihat dirinya, tapi dialah yang tidak melihat Wiranto.

"Kejadian itu kira-kira tiga minggu lalu, saat kami ada dalam satu pesawat tujuan Jakarta-Surabaya," kata Karni. Saat itu, Karni buru-buru masuk ke pesawat, sehingga tidak melihat Wiranto yang duduk di barisan depan pesawat. Tapi kemudian, Karni diberitahu temannya. " Sepanjang perjalanan, saya duduk di kursi sebelah Wiranto dan ngobrol berdua. Bahkan, Wiranto meninggalkan nomor teleponnya," kata Karni.

Arif A.K. - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim