Menteri Tenaga Kerja: Kualitas TKI Tidak Memadai

Kamis, 01 Juli 2004 | 19:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jacob Nuwa Wea mengatakan, kualitas tenaga kerja Indonesia tidak memadai dan tidak sesuai dengan kompetensi yang diinginkan pasar kerja. Sehingga lowongan yang tersedia hanya dapat terisi kurang dari setengah.

Jacob mencontohkan, dalam info kerja online di Departemen Tenaga Kerja, dari 1148 lowongan yang tersedia, yang mampu diisi tenaga kerja Indonesia hanya 25 lowongan. Begitu juga ketika diadakan acara bursa kerja 27-28 Mei 2004. Meski diikuti 43.000 orang tapi yang terisi tidak sampai separuh. "Ini karena tidak sesuai dengan kompetensi yang ada," kata Jacob seusai membuka Lokakarya Nasional Gerakan Nasional Penanggulangan Pengangguran, di Jakarta, Selasa (29/6).

Ia menambahkan, sebenarnya banyak sektor kerja terbuka di luar negeri, seperti sektor keperawatan dan kelautan yang jumlahnya ratusan. "Kita baru mampu menempatkan penatalaksana rumah tangga (PRT) ke luar negeri," katanya. Untuk itu, hal yang paling penting adalah meningkatkan kualitas tenaga kerja agar yang ditempatkan ke luar negeri adalah sektor formal.

Menurut Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri, Kirnadi, pihaknya telah melakukan program peningkatan pelatihan dan produktivitas, baik di pusat maupun di daerah. Tapi jumlah penganggur masih memprihatinkan, yaitu 9,6 juta jiwa (9,5 persen dari total angkatan kerja).

Badriah - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: