Kwik Kian Gie Bantah Isu Pergantian Kabinet

Selasa, 03 Agustus 2004 | 19:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua DPP PDI Perjuangan Kwik Kian Gie membantah isu pergantian menteri-menteri dijajaran Kabinet Gotong Royong. Menurutnya, Kabinet yang ada saat ini akan terus dipertahankan sehingga akhir masa jabatan yang tinggal beberapa bulan lagi. "Kabinet akan berakhir Oktober, masa diubah-ubah lagi," kata Kwik pada sejumlah wartawan di Jakarta, Selasa (3/8).

Namun Kwik mengakui, pergantian menteri menjadi salah satu strategi yang kemungkinan dipertimbangkan partainya guna mendongkrak popularitas Megawati. "Saya tidak percaya orang seperti Ibu Mega, akan mengganti-ganti orang di tengah jalan. Bu Mega tidak bisa dipengaruhi oleh orang-orang partai," katanya.

Soal rencana pergantian beberapa direksi BUMN, menurut Kwik, hal itu merupakan wewenang Menteri Negara Urusan BUMN Laksamana Sukardi. Presiden tidak akan melakukan intervensi terhadap kebijakan tersebut.

Bantahan yang sama juga diungkapkan oleh politikus senior PDIP, Sukowaluyo Mintohardjo. Kalaupun, pemerintah berniat merombak kabinet untuk meningkatkan popularitas Megawati, hal tersebut dinilainya sudah sangat terlambat. Perombakan kabinet seharusnya dilakukan paling lambat enam bulan yang lalu sebelum pemilu. "Sekarang sudah terlambat, kalau dilakukan malah bisa kontra produktif," katanya.

Sukowaluyo mengatakan, usulan perombakan kabinet sudah dibicarakan partainya sejak satu tahun yang lalu. Pergantian kabinet terutama untuk mengganti menteri-menteri yang mengundurkan diri, sehingga tidak ada catatan menteri ad interim dalam usulan tersebut. Sukowaluyo mengatakan, pergantian jabatan jaksa agung adalah perioritas utama.

Menurut Sukowaluyo, dengan waktu yang sangat singkat untuk kampanye yang paling efektif dilakukan Megawati adalah mendekati dan berbicara langsung dengan rakyat. "Berikan senyum pada rakyat, dan jangan utus anaknya lagi," katanya.

Sapto Pradityo - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: