PBR Tolak Tawaran Bentuk Fraksi Bersama Dengan PPP
Selasa, 24 Agustus 2004 | 22:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ajakan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hamzah Haz kepada Partai Bintang Reformasi (PBR) untuk membentuk fraksi bersama di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), tampaknya tidak akan membuahkan hasil. "Kami yang sudah memiliki 14 kursi lebih di DPR, tertarik membentuk fraksi sendiri dengan menggandeng partai lain yang kursinya kecil. Syarat membentuk fraksi tinggal mendapat dukungan tiga kursi lagi, dan mungkin kami akan menggandeng partai pimpinan Ryaas Rasyid (Partai Demokasi Kebangsaan)," kata Ketua DPP PBR, Zainal Maarif kepada TNR, Selasa (24/8) malam.
Jika Hamzah Haz mengemukakan alasan islah dalam tawaran itu, menurut Zainal justru memunculkan pertanyaan besar. Karena PBR menilai, soal islah sudah selesai: PPP Reformasi diganti dengan PBR.
Sebenarnya, menurut Zainal, ajakan membentuk fraksi bersama juga datang dari Partai Keadilan Sehahtera (PKS) dan Partai Golkar. Tapi, untuk kedua partai ini, partai belum memutuskan menerima ajakan itu atau tidak. Walau demikian, Zainal memberi sinyal ketertarikan PBR untuk menerima tawaran PKS. "PBR lebih berhasrat menyatu dengan PKS yang dalam banyak hal memiliki kecocokan dan kesamaan visi," kata Zainal lagi.
Ecep S. Yasa - Tempo News Room





