Sultan ke Mega
Kamis, 02 September 2004 | 10:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sementara itu, Megawati tadi malam menerima Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di kediaman resminya, Jalan Teuku Umar, Jakarta. Sultan datang hanya ditemani sopirnya. Seusai pertemuan, ia menolak menjelaskan isi pertemuan. Dari balik jendela mobilnya, ia mengatakan, pertemuan hanya sekadar "ngobrol ngalor- ngidul".
Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Pramono Anung yang turut dalam pertemuan mengatakan, tidak ada pembicaraan politik tentang dukungan Sultan kepada Megawati, ataupun tawaran posisi di kabinet untuk Raja Kesultanan Yogyakarta itu. "Sri Sultan dan Ibu (Mega) hanya menandatangani foto mereka berdua waktu di Yogyakarta, " kata Pramono.
Soetardjo Soerjogoeritno, tokoh senior PDIP dan anggota DPR dari Yogyakarta, juga hadir dalam pertemuan.
Meskipun hanya menandatangani foto, Pramono mengatakan, pertemuan itu sangat bermanfaat bagi PDIP guna menjaring suara masyarakar Jawa. Foto keduanya, menurut dia, paling tidak menunjukkan kedekatan mereka.
Pramono yakin, pengaruh Sultan masih sangat besar, yang ditunjukkan dengan perolehan suara istrinya, Kanjeng Ratu Hemas dalam pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah di daerahnya.
Pertemuan tersebut, kata Pramono, terjadi atas inisiatif Sultan. Pembicaraan antara Mega dan Sultan berlangsung selama hampir dua jam. Pertemuan keduanya akan dilanjutkan dalam waktu dekat.
sapto pradityo





