Bayu Masih Raja di Matras Judo
Sabtu, 04 September 2004 | 12:52 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang:Gagal di Olimpiade Athena, Kresna Bayu masih membuktikan diri sebagai yang terbaik di Tanah Air. Dia tanpa kesulitan meraih medali emas kelas di bawah 100 kg judo Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI di Palembang kemarin.
Bayu tak terlalu sulit mengalahkan pejudo DKI Jakarta Gandung N.S. pada partai final. Hanya dalam waktu kurang dari tiga menit, dia sudah memenangkan pertarungan itu dengan nilai ippon.
Dari awal pertandingan sampai final, Bayu nyaris tak menemui kesulitan melibas lawan-lawannya, termasuk Gandung yang sebelumnya sempat bertemu dengannya di babak-babak awal. Saat bertanding, Gandung sempat menunjukkan tangan sampai memegangi bibirnya. Wasit langsung menyatakan Bayu menang dan maju ke babak berikutnya.
Gubernur Sumsel Syahrial Oesman diberi kehormatan untuk mengalungkan medali kelas di bawah 100 kg ini. Syahrial mengaku cukup puas dengan hasil yang dicapai Bayu. "Kalau dilihat peringkat, Gandung memang di bawah Bayu satu level," kata Syahrial.
Ia juga mengatakan, Bayu akan segera mendapatkan bonus yang sudah ia janjikan sebesar Rp 40 juta serta bonus-bonus lain. "Ya, kami berharap emas lain akan segera menyusul dan segera diraih oleh Sumsel," katanya.
Cabang judo kemarin memperebutkan empat emas, yakni di bawah 78 kg dan di atas 78 kg putri, serta di bawah 100 kg dan di atas 100 kg putra. Sayangnya, selain Bayu, atlet tuan rumah tak berjaya, termasuk Andreas Tedja yang tampil pada kelas di atas 100 kg.
Untuk kelas di atas 100 kg putra, pejudo Sumatera Utara Deni berhasil merebut emas setelah menang atas Niki (DKI Jakarta) di final. Pejudo Riduan dari Kalimantan Timur dan Andreas meraih perunggu.
Di bagian putri, medali emas kelas di bawah 78 kg direbut pejudo Jawa Barat Ira Purnamasari dengan mengalahkan Livia, asal Lampung. Fani (Sulsel) dan Sugiarti (DKI) harus puas dengan perunggu. Sedangkan pejudo DKI Cliffia meraih emas kelas di atas 78 kg setelah menang atas Hanan dari Papua. Liliek (DKI) dan Remiwati (Bangka Belitung) meraih perunggu.
tim koran tempo





