Dua Rekor Renang PON Pecah
Rabu, 08 September 2004 | 10:39 WIB
TEMPO Interaktif, Sekayu: Dua rekor Pekan Olahraga Nasional pecah di cabang renang yang berlangsung di kolam renang Tirta Randik, Sekayu Musi Banyuasin, kemarin. Rekor tersebut dibuat di nomor 100 meter gaya dada putra dan 200 meter gaya ganti perorangan putra.
Di nomor 100 meter gaya dada putra Muhammad Akbar Nasution dari Jambi dan perenang Jawa Tengah Herry Yudianto berhasil melewati rekor PON lama atas nama Audy Oktavian (Jateng) yang dibuat di PON XIV dengan waktu 1 menit 05,83 detik. Akbar mencatat waktu terbaik 1 menit 04,99 detik dan berhak atas medali emas, sedangkan Herry mencatat waktu 1.05,79 dan berada di peringkat kedua.
Rekor lainnya terpecahkan di nomor 200 meter gaya ganti perorangan putra yang dibuat oleh Albert C. Sutanto dengan waktu 2 menit 07,27 detik. M. Akbar Nasution (2.07,88), dan Felix C. Sutanto (2.08,09) juga berhasil melampaui rekor PON. Rekor PON sebelumnya adalah 2 menit 08,81 detik atas nama Felix C Sutanto yang dibuat di PON XIII/93.
Perenang Lina Cahya Utami mempersembahkan emas pertama bagi tim Lampung. Lina, yang turun di nomor 100 meter gaya dada putri, mencatat waktu 1 menit 17,43 detik. Perenang yang pernah ditangani pelatih nasional Radja Nasution ini terlalu tangguh bagi lawan-lawannya. Tempat kedua diraih Magdalena Sutanto dari Jambi dengan waktu 1.17,93.
DKI Jakarta meraih emas kedua mereka lewat perenang senior Richard Sambera di nomor 50 meter gaya bebas putra dengan waktu 24,01 detik. Tempat kedua diraih perenang Jawa Timur Andi Wibowo dengan waktu 24,41 detik, sedangkan Felix C. Sutanto ketiga dengan waktu 24,73 detik.
Perenang tuan rumah Albert C. Sutanto menambah satu emas dari nomor 200 meter gaya ganti putra. "Saya kali ini tampil dalam peak yang kurang sempurna," katanya seusai menembus rekor PON. Persiapan ke Olimpiade Athena, menurut dia, sangat mengganggu persiapannya di PON.
Target Albert sebenarnya meraih delapan emas. Meski menjadi atlet Sumatra Selatan, Albert mengaku berlatih di Jakarta. Menurut dia, sebelum PON daerah yang diwakilinya itu belum memiliki kolam renang yang bagus. "Mungkin setelah ini saya latihan di sini (kolam renang Tirta Randik)," katanya.
Jambi kembali mendulang tiga emas dari nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri dan 50 meter gaya bebas putri yang dipersembahkan Elsa Manora Nasution dengan waktu 2 menit 27,89 detik. Sedangkan Muhammad Akbar Nasution meraih emas di nomor 200 meter gaya ganti perorangan putra. Kedua perenang ini dengan mudah meninggalkan lawan-lawannya.
Hanya saja, menurut orang tua sekaligus pelatihnya, Radja Nasution, Elsa kurang sempurna melakukan finis di nomor 50 meter gaya. "Kalau ia lebih cepat, waktunya juga akan jauh berbeda."
Dengan tambahan dua emas ini Elsa berarti telah mengumpulkan 7 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Akbar, adiknya, meraih 6 emas, dan 2 perak. Keduanya melampaui target yang telah ditentukan.
juli hantoro





