Marzuki: Kuis Mega Bentuk Kampanye untuk Megawati

Rabu, 08 September 2004 | 21:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua DPP Partai Golkar, Marzuki Darusman menyatakan, Kuis Mega berhadiah Rp 14,1 milyar jelas sebuah teknik untuk mengkampanyekan calon presiden Megawati. Panwaslu dan KPU, kata Marzuki, harus bersikap tegas atas kuis ini. Sebab, masyarakat awam pun tahu bahwa kuis tersebut jelas sebuah kampanye untuk Megawati.

"Tidak usah terlalu rumitlah. Itu sudah jelas dan tidak bisa dipungkiri itu adalah satu teknik untuk mengkampanyekan capres Megawati. Masyarakat juga tahu bahwa itu adalah untuk mengkampanyekan Megawati. KPU dan Panwaslu harus tegas, kalau tidak, kita harus menyangsikan posisi KPU yaitu sudah berpihak pada salah satu calon presiden," kata Marzuki menjawab pertanyaan wartawan, Rabu (8/9) di Yogyakarta.

Menurut Marzuki, dilihat dari pertanyaan sayembara kuis tersebut, yaitu apa prestasi pemerintahan Megawati, jelas mengarah pada salah satu calon presiden. Selain itu, kata dia, munculnya kuis tersebut jelas bukan suatu kebetulan jika digelar menjelang pelaksanaan pilpres putaran kedua ini.

Dikatakan Marzuki, kampanye lewat kuis Mega tersebut menjadi lebih ironis karena menggunakan sumber dana dari BUMN yang tidak lain adalah uang rakyat. Karena dana yang digunakan adalah notabene uang rakyat, kata Marzuki, maka harus dilakukan audit dan dipertanggungjawabkan. "BUMN-BUMN itu bisa saja berkilah bahwa mereka tidak tahu menahu kalau uang itu digunakan untuk keperluan itu (kampanye Mega). Tapi sekarang sudah jelas, jadi mereka harus bertanggung jawab," tegas Marzuki.

Syaiful Amin - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: