Polisi Periksa Istri Noordin
Jum'at, 24 September 2004 | 20:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi telah memeriksa istri Noordin Mohammad Top guna dimintai informasi kapan terakhir bertemu suaminya. Hingga saat ini polisi belum menentukan status istri Noordin yang kini tengah diburu polisi terkait dengan bom di gedung Kedutaan Australia.
Namun, Kepala Polri Jenderal Pol. Da'i Bachtiar menolak menyebutkan identitas dan keterangan apa yang berhasil diperoleh polisi dari pemeriksaan itu.
"Kita hanya ingin dengar keterangannya, kita tidak menahan dia. Yang jelas kita sudah dapat keterangan Noordin itu memang ada," katanya kepada wartawan usai menghadap Presiden Megawati di kediaman pribadi presiden, Jakarta, Jumat (24/9).
Selain keterangan istri Noordin, kata Da'i, polisi banyak terbantu oleh informasi yang disampaikan anggota kelompok yang diduga menjadi pelaku pengeboman yang telah tertangkap.
Beberapa pengelola perusahaan ekspedisi, CV Sajira, yang dimintai keterangan polisi pun juga sangat kooperatif dan memberikan informasi berharga kepada polisi. Perusahaan inilah yang diduga dipakai untuk mengirimkan bahan peledak oleh pelaku pengeboman di Kuningan.
Menurut Da'i, kini polisi telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Kelima orang itu berinisial AAH, UB, IS, DN dan IR alias A alias HG.
Da'i mengatakan Presiden Megawati dalam pertemuan ini meminta polisi secepatnya menemukan pelaku pengeboman tersebut. Selain itu, Presiden juga meminta polisi terus meningkatkan keamanan hingga hasil pemilihan presiden resmi diumumkan. Kepolisian sendiri, hingga saat ini belum menemukan gejolak atau potensi yang dapat mengganggu keamanan.
Sapto P - Tempo





