Gus Dur Bantah Rumor Jadi Penasihat Kabinet Yudhoyono

Sabtu, 25 September 2004 | 13:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Abdurahman Wahid, yang akrab dipanggil Gus Dur, membantah rumor yang mengatakan dirinya ditawari menajdi penasihat di kabinet Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. "Saya tidak mau mengurusi hal itu," ujar Gus Dur kepada wartawan usai penganugerahan gelar Doktor Honoris Kausa dalam bidang agama dan perdamaian dari UIN Syarif Hidayatulah kepada kepada Master Chin Kung di kampus UIN Jakarta, Sabtu (25/9).

Gus Dur juga mengaku tidak ada deal-deal politk yang ia lakukan dengan presiden terpilih. "Yang saya pentingkan saat ini hanya memperjuangkan demokrasi," tandasnya.

Semua sikap politik Gus Dur tidak akan ditujukan secara langsung untuk pemerintahan baru. Ia mengaku lebih akan menyuarakan pikirannya dalam muktamar NU mendatang. "Saya hanya mau berkonsentrasi utnuk tanggal 28-30 September (muktamar NU)," katanya sambil buru-buru berlalu.

Rina Racmatwati - Tempo






Komentar Anda

Kirim