Yudhoyono Diharapkan Bentuk Kabinet Koalisi

Rabu, 29 September 2004 | 23:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Chief Economist Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan menyatakan bahwa pasar masih melihat adanya kelemahan Susilo Bambang Yudhoyono, yaitu tidak menguasai mayoritas parlemen. "Karenanya untuk menggenapkan dukungan pasar dan investor, SBY harus membentuk kabinet koalisi," ujarnya dalam acara seminar makro ekonomi 2005 di Jakarta, Rabu (29/9) siang.

Terpilihnya SBY, kata Fauzi, membawa kepastian karena merupakan figur yang menjadi ekspektasi pasar. Bahkan peristiwa bom di Kuningan tidak mampu menggoyang bursa saham dan nilai tukar rupiah. "Karena memang faktor sentimen utamanya adalah pemilu yang terbukti berjalan lancar dan terpilihnya figur SBY," ujarnya.

Walaupun demikian, menurut fauzi, dukungan pasar belum lagi sempurna. Kepercayan akan makin penuh apabila SBY berhasil membentuk kabinet yang merupakan bagian dari kekuatan politik mayoritas di DPR. "Mungkin bukan partainya tapi orang-orangnya, dan ini harus dilakukan untuk mengkompensasi kelemahannya itu," urainya.

Amal Ihsan - Tempo






Komentar Anda

Kirim